Satu tahun berlalu, Janu masih menunggu sepasang kaki itu menapaki empat tiang yang dulu mereka tempati. Dua tahun terjalani, Janu pun masih menunggu penopang daksa itu datang memijak teras rumah kembali. Tiga tahun terhitung, Janu mulai sadar ... bahwa yang ia tunggu mungkin sudah lupa pada atap tempatnya menemukan jati diri.
Di tahun keempat, Janu perlahan-lahan paham, bahwa selama ini ia telah ditinggalkan. Dan detik itu lah Janu sadar, seharusnya ... tahun-tahun lalu, ia tidak menganggukkan jemala ketika seseorang mengatakan, "Adek itu rumah Abang." Sebab, rumah yang sebenarnya hanya tempat persinggahan.
Jung Sungchan, Zhong Chenle & Park Jisung, 2021
[Brothership]
JANGAN LUPA VOTE & KOMEN WALAU UDAH END‼️ karena author bakal update jugaa buat balesin komen manis kalian😽🤏
"Takdir jahat banget ya? Ga pernah ngasih gue ruang sedikit pun untuk bahagia"
Rank #1🥇- sick ( 09 maret 2025 )
Rank #1🥇- Enhypen ( 15 maret 2025 )
Rank #2🥈- Fiksiremaja ( 5 mei 2025 )