My Husband My Dad

My Husband My Dad

  • WpView
    Reads 1,640,145
  • WpVote
    Votes 25,998
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 14, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Kak Anna mau ndak bikin adek sama papa?"tanya bocah polos bernama Lio itu. Anna terkejut mendengarnya dan menatap Lio dengan wajah bingung. "Minta sama mama jangan sama kakak,"ucap Anna. Bagaimana dirinya tidak kaget baru pulang dari studynya di luar negeri, sesampainya di rumah tiba-tiba langsung mendapatkan pertanyaan seperti ini dari adik tirinya. "Mama dak mau katana dak bisa, jadi kak Anna aja ya yang bikin sama papa. Nanti Lio bilang sama papa suluh buat adek sama kak Anna." "Itu nggak mungkin, masa iya aku bikin anak sama ayah tiri sendiri" batin ana
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALAGAM (SELESAI❤️)
  • DANADYAKSA
  • R I Y O || Selesai ||
  • The Smell of Rain - Koo Junhoe & Kim Jiwon [END]
  • DEPENDENCE
  • Selfish Love [√]
  • Sebatas Angan Senja
  • Senorita in Trouble

Ini kisah tentang tiga anak remaja yang masih SMA. Ada Aira sebagai pacar Alan dan ada Agam sebagai sahabat Alan. Aira adalah gadis beruntung yang memiliki dua penjaga, ada Alan sebagai pacarnya dan Agam sebagai sahabatnya juga. Tidak jarang Aira pergi bersama Agam atas keinginan Alan. Lelaki itu selalu mengandalkan sahabatnya jika ia tidak bisa mengantar Aira. Agam yang sudah bersahabat dengan Alan sejak SD diam-diam menyukai Aira. Pacar sahabatnya sendiri. Agam tahu perasaannya ini salah. Bukan di waktu, tempat, atau orang yang tepat. "Gam. Nanti gue juga mau repotin lo lagi untuk bantu gue ngehias ruangan itu." Ujar Aira sambil terus memindah file ke dalam flashdisk. Sambil menunggu Aira kembali menatap Agam. "bisa kan?" "apapun gue bisa lakukan buat lo, Ay." Ujar Agam sambil menatap mata Aira lekat-lekat. Aira memandang Agam dengan gemas. Tangannya tergerak mencubit kedua pipi lelaki itu saking gemasnya. "eeummm baikk nya Agam sama gue." Ucap Aira dengan nada manja khas gadis itu. Setelah Aira melepas cubitannya di wajahnya. Agam masih terus memandang gadis disampingnya. Rasanya untuk beralih menatap yang lain tidak lah penting bagi Agam. "kalau gue suka sama lo gimana, Ay?" Aira langsung menoleh pada Agam seketika.

More details
WpActionLinkContent Guidelines