RETAK

RETAK

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 10, 2021
#BaperStory ⚠️ WARNING⚠️ [Cerita hanya fiksi, mohon maaf jika ada kesamaan nama tokoh dan tempat] *** "Aku tahu aku akan kecewa, tapi aku tetap mengejarnya seperti orang bodoh" -Natasha Amanda Putri *** Mencintai orang yang tidak mencintaimu balik hanya akan membuatmu sakit hati. Acha tahu itu. Tapi Acha tidak tahu bagaimana caranya untuk berhenti. Keluarga dan sahabatnya juga sudah berulang kali mengingatkan Acha, kalau berharap kepada ciptaan-Nya hanya akan menimbulkan kecewa. Acha sadar itu. Acha juga capek. Tapi bukankah perasaan tidak bisa kita atur? Lantas bagaimana sekarang? Haruskah dia merelakan dan menerima orang lain yang mencintainya? Atau haruskah dia tetap bertahan meskipun hatinya akan tersakiti lagi? *** copyright © 2021 by Gea_dra #start: 06 Nov 2021 #end:
All Rights Reserved
#204
adrian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menggapai Cintanya ✔ [TAMAT]
  • AKSAFA (End)
  • we are different {On Going}
  • ALYAKSA (completed)
  • AIDEN [END - New Version]
  • Cinta Selamanya [E N D]
  • DEAR MR.COLD
  • Lantas (END)
  • ABOUT US
  • FIZYA

[Fiksi Remaja - Romance || Spinoff Separuh Agamaku || On Going] Kesalahanku, pernah menjadikan kamu harapan masa depanku. Harapan yang tak seharusnya ku tanam pada diri seorang hamba. Kamu mengajarkanku bahwa berharap semenyakitkan itu. Mengubahku yang hangat menjadi dingin layaknya es batu. Hingga aku mengabaikan sosok yang siap menemani masa tua bersamaku. "Darimu, mengajarkanku, bahwa rencana Allah lebih indah dari rencanaku. Aku tak pernah menyesal dengan semua yang terjadi pada masa lalu kita, karna dari itu, akan menjadi titik balikku membangun bahagia bersamamu," Nizar Alvian Narendra "Hanya kamu, satu-satunya lelaki dalam hidupku, bukan dia ataupun mereka diluaran sana," Ayana Zahira Daniswara "Dari kamu, aku belajar banyak hal. Dan titikku sekarang, tentu bukan karna kamu. Hasratku untuk memilikumu, kusiratkan dengan mendekatkan diri pada pemilik hatiku. Dan kamu jawaban dari doaku," Namiya Caera Ariendra #32 Puisi [20 Desember 2021] aifanzl_ © 2020 Start 24 Desember 2020 at 12.24 WIB

More details
WpActionLinkContent Guidelines