Story cover for Bacotan Introvert by AasDian
Bacotan Introvert
  • WpView
    Membaca 18
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 18
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Nov 06, 2021
Kumpulan tulisan di sini adalah sarana lain saya untuk kembali membangun kebiasaan menulis. Saya mendapat ide premis tulisan ini dari kata-kata 'introvert tak suka banyak bicara, tapi saat membicarakan soal kehidupan bisa menghabiskan waktu satu hari satu malam'. Ya, saya tahu introverdan ekstrover itu dibedakan berdasarkan bagaimana cara Ia mengisi ulang energi mentalnya tapi menurut saya premis di atas cukup menarik untuk digali.



Aku sendiri menganggap diriku introver sedari kecil tapi bukan berarti gak bisa hidup kalau gak punya waktu sendiri. Saat SMP aku sekolah di sekolah berasrama, sudah pasti hampir tidak ada waktu untuk sendirian (kecuali di WC itu pun kadang) bahkan kamar yang biasanya menjadi area pribadi pun harus menjadi area yang di bagi bersama. Hampir tidak ada waktu sendiri, entah memang diriku yang beradaptasi menjadi lebih ekstrover atau memang sebenarnya intorver tidak sebutuh itu untuk sendiri, tapi semuanya berjalan dengan baik-baik saja saat itu. Alasan aku masih yakin diriku introver, karena aku bisa baik-baik saja tidak keluar rumah lebih dari seminggu tapi bisa merasa lelah sehabis acara yang mengharuskan berinteraksi dengan orang lain.



tl;dr;

Jadi inti dari chapter-chapter berikutnya dari buku ini adalah pemikiran dan pendapatku pribadi saat ini menganai tema tertentu. Kenapa aku menekankan kata saat ini karena aku pun sadar seiring berjalannya waktu, bertambahnya pengalaman dan pengetahuan pemikiran kita akan satu hal-hal tertentu bisa berubah. Sebisa mungkin tema yang kuangkat adalah tema yang biasa dialami oleh banyak orang. Semoga bisa dinikmati.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Bacotan Introvert ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#207thoughts
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
The Grey Of SAKARUNA oleh xhaye127
20 bab Bersambung
Entah siapa yang bisa benar-benar menebak apa yang ada di pikirannya? Kadang, aku merasa kami sedekat nadi-tak terpisahkan oleh ruang atau waktu. Namun, di lain waktu, rasanya seperti tak pernah ada apa-apa di antara kami. Dia melenggang ke sana kemari, seolah aku tak lebih dari bayang-bayang yang tak terlihat. Tapi anehnya, di saat tertentu, dia menggeliat di sisiku, seperti tak akan bisa bertahan hidup tanpa kehadiranku. Hingga kini, aku masih tak tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikirannya. Keluh kesahnya, tawa kecilnya, dan tingkah manjanya yang dulu terasa akrab kini hilang begitu saja, bagai debu yang diterbangkan angin. Dua belas tahun kebersamaan kami, mengapa rasanya bisa terhapus hanya dalam tiga tahun? Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa segalanya memang memiliki waktunya masing-masing. Bahwa perubahan ini bukanlah sesuatu yang luar biasa. "Ini bukan masalah besar," gumamku berkali-kali. Namun, hati kecilku tak pernah benar-benar berhenti bertanya, mengapa? Hal yang paling membuatku kesal adalah kebiasaannya yang kini berubah menjadi teka-teki. Dia datang kepadaku, tapi hanya ketika dia butuh. Saat lapar menghampirinya, saat kesedihan melingkupinya, atau ketika kebosanan menjeratnya. Dia akan muncul tiba-tiba, menghancurkan keteraturanku, mengacak-acak ketenanganku, lalu pergi tanpa sepatah kata pun. Maksudnya apa? Aku benci dibuat bingung seperti ini. Aku benci bagaimana dia membuatku merasa diperlukan, hanya untuk kemudian membuatku merasa tak berarti. Namun di balik semua rasa kesalku, aku tak bisa mengingkari satu hal: aku tetap menunggunya. Dia adalah Saka, sebuah misteri yang tak pernah bisa kuselesaikan.
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah oleh akmal1505
25 bab Bersambung Dewasa
Hanya menuang segala kata dalam hiruk-pikuk kehidupan-merekam apa yang lewat, menuliskan apa yang terlintas, tanpa janji akan kedalaman atau kebijaksanaan. Tidak ada urgensi untuk menjelaskan, tidak ada kepentingan untuk dipahami, sebab dunia sudah penuh dengan orang yang mengira dirinya tokoh utama. Kata-kata berdiri sendiri, mengalir mengikuti arus yang tak selalu jelas arahnya, seperti rapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan satu email. Kadang tajam, kadang datar, sering kali hanya sekadar ada, mengisi ruang seperti iklan yang muncul di saat paling tidak dibutuhkan. Kadang melankolis, kadang sinis, kadang seperti bercanda tapi ternyata menyelipkan sesuatu yang dalam. Hidup ini kadang absurd kadang, ah sudahlah-namun makna di dalamnya juga sering lewat tanpa permisi. Saya pun sadar, tidak semua orang punya waktu untuk membaca sesuatu yang mungkin hanya sekadar refleksi seseorang yang terlalu banyak diam di pojok ruangan, mengamati bagaimana orang-orang tertawa, menangis, lalu pura-pura lupa bahwa mereka pernah melakukan keduanya. Tapi tenang saja, saya tidak akan memaksa Anda untuk membaca sampai selesai-membaca separuh lalu berpikir, "Ah, ini mah nggak masuk akal," juga merupakan bagian dari perjalanan menemukan makna, bukan? Maka, jika pada akhirnya tulisan ini lebih mirip tumpukan halaman tugas yang ditunda dikerjakan sampai tenggat waktu atau coretan iseng di pinggir buku catatan kuliah yang berakhir lebih eksistensial dari esai akademik-saya tidak akan terkejut. Seperti manusia yang mencari hiburan, semua tulisan ini juga mungkin sedang mencari pembacanya yang tepat, atau setidaknya, seseorang yang cukup penasaran untuk bertanya, "Ini cerita isinya apa sih?" sebelum akhirnya menguap dan kembali membuka media sosial. Jika Anda menemukan sesuatu yang berharga di dalamnya, anggap saja saya sedang beruntung. Jika tidak, ya, setidaknya saya sudah menyumbang satu tulisan lagi ke alam semesta ini.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Rapuh cover
Introvert cover
The Haunted Island (BibleBuild) ✔️ cover
When I Meet You cover
[Series 1] FIGEMA || JOSSGAWIN (TAMAT✅) cover
365 day with us cover
The Grey Of SAKARUNA cover
What's In My Mind  cover
Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah cover

Rapuh

18 bab Lengkap

Sedikit aja tentang cerita ini. Ini adalah salah satu pengalaman cinta saya guys, umm sorry kalo ada salah salah kata atau hal yg ga kalian ngerti. Ini tahap pertama saya menulis cerita. Cerita ini sebenernya cerita yg saya alami*saat ini* harapan saya tokoh lelaki dalam cerita saya ini bisa membaca cerita ini. Tapi ya nggak juga gamasalah sih. inikan hanya harapan ya. semoga kedepannya saya bisa lanjut ke cerita "Love" saya yang mungkin masih tokoh yang sama Okay guys keep calm and read it! :)