Little Angel

Little Angel

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 13, 2021
'Little Angel' Artha Adyatama menjulukinya. Gadis kecil yang pertamakali ditemui pemuda itu kala usianya masih menginjak angka enam belas tahun. Remaja tanggung yang labil dan penuh kenaifan. "Wajahmu seperti seorang malaikat," ujar Artha hari itu. Malaikat yang koyak sayapnya, hingga tak leluasa mengudara. Lalu terhempas keras ke tanah bumi, hingga babak belur wajah dan sekujur tubuh. Setiap kali menemukan Malaikatnya terluka hingga berdarah-darah, maka serasa terbakar jantungnya. Ingin memberikan sakit yang sama kepada pelaku, lebih parah bila perlu. Sampai sebuah tinju melayang dan merenggut kesadaran Athar hari itu. Ketika terbangun, dia lantas tersadar bahwa tak cukup kuat untuk melindungi Malaikatnya. Hingga, Malaikat itu tiba-tiba menghilang. Dan kenyataan paling menyakitkan yang harus Artha terima adalah, ia tak dapat lagi bertemu dengan gadis kecil itu. Putaran waktu menjadikan Artha seorang pria dewasa, setiap hari, jam, menit, detik, dilalui dalam kerinduan paling mencekam. Kerinduan paling dalam. Pada akhirnya, Malaikat Kecil yang telah hilang menjadi kenangan yang paling melekat di hidup Artha. Serupa gambar sepasang sayap malaikat di lengan kanan pemuda itu, pun dengan perasaannya.
All Rights Reserved
#12
littleangel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Titik Nol Paling Sunyi
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • Jodoh Gue!!! [END]
  • Immortal Love (Complete)
  • Dear Anugraha
  • ALLAND
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Janji Seribu Bulan ✓
  • Qiyamah Senja-completed

Zeya bukan perempuan yang mudah mengeluh. Tapi hidup, pada satu masa, tak memberinya pilihan selain diam-dan terluka dalam sunyi yang panjang. Sebagai bendahara dalam organisasi pecinta alam di kampusnya, Zeya dikenal cekatan dan tulus. Ia tak pernah membayangkan bahwa sebuah kehilangan kecil bisa meruntuhkan dunia yang ia bangun sendiri-kepercayaan. Fitnah datang dari tempat paling tak disangka: sahabatnya sendiri, Silvi. Orang yang ia bantu bertahan hidup, yang ia beri tumpangan, bahkan ia bela melebihi dirinya. Ketika uang kas organisasi hilang secara misterius, semua mata tertuju padanya. Silvi diam, lalu mengutuk. Dan semua orang percaya. Dunia menjauh. Kata-kata menjadi tajam. Zeya mengganti uang itu diam-diam, tapi luka sudah tertanam. Hanya satu dua yang tak ikut menghujat. Salah satunya: Beril, pria slengekan dari tim basket kampus. Masa lalu Beril juga dipenuhi tuduhan. Tapi entah mengapa, ia melihat Zeya tak sebagai pelaku, melainkan sesama korban. Ada pula Awan, junior yang ceria, jujur, tapi menyimpan luka dalam dari keluarga yang tak pernah utuh. Ia mengagumi Zeya dalam diam, menjadikannya tempat berteduh saat badai rumah makin kencang. Gunung menjadi tempat yang menyembuhkan. Tapi bahkan puncak pun tak bisa memulihkan luka jika hati tak tahu caranya memaafkan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang sunyi, tentang bagaimana fitnah bisa membunuh yang tak bersalah, dan tentang satu perempuan yang menemukan kembali kekuatannya-pelan-pelan, dari titik nol yang paling sunyi. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines