Story cover for SNOWDROP by victoria-putri
SNOWDROP
  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 06, 2021
Bunga snowdrop, Bermakna banyak hal salah satu nya adalah harapan. Sama seperti Victa Andrea Sthephanie yang penuh dengan harapan. Kasih sayang, Keharmonisan, Cinta, Kebahagiaan. Victa mengharapkan itu semua.

Setelah kematian bunda nya, Seakan akan impian nya ikut hilang bersama dengan bunda nya.

"Bunda, aku kesepian, mereka semua jahat. Aku bukan pembawa sial, aku bukan kutukan.. " isak tangis gadis itu meringkuk seraya menyembunyikan kepala di sela sela lutut nya.

Mata gadis itu yang selama ini menunjukan keceriaan kini terpancar rasa lelah yang kentara. Tidak ada yang mengerti keadaan nya, tidak ada yang bisa ia percaya untuk berbagi cerita.

 


                        ATTENTION


- MENGANDUNG BAHASA KASAR
- TERDAPAT KEKERASAN
- MURNI HASIL IMAJINASI SENDIRI, JIKA ADA KESAMAAN ITU HANYA KEBETULAN SEMATA
- TYPO BERTEBARAN
- DILARANG PLAGIAT BERKEDOK TERMOTIVASI KARNA SAYA BUKAN MOTIVATOR
All Rights Reserved
Sign up to add SNOWDROP to your library and receive updates
or
#213angkasa
Content Guidelines
You may also like
Become an Extra or Main Character [END] by abcde_zzZZ
36 parts Complete
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
You may also like
Slide 1 of 9
He's My Best Friend [END] cover
ELGITA  (TERBIT) cover
KEPERGIAN SENJA cover
hay mantan !! cover
Different [END] cover
My Husband is Antagonist Novel cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
KOTA BANDUNG & GITA cover
THEA[COMPLETED] cover

He's My Best Friend [END]

59 parts Ongoing

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_