Segenggam Rasa

Segenggam Rasa

  • WpView
    LECTURES 19
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., nov. 7, 2021
gadis lucu itu berjalan menelusuri trotoar jalan. Matahari hendak menenggelamkan seluruh badannya. Seorang pria tampan datang dan menggenggam tangan mungil si gadis. Membuat gadis menoleh. "ngapain pegang pegang, bukan muhrim kali" sungut gadis lucu itu. "kalo gitu aku siap jadi mahram mu dahulu" sang pria terkekeh pelan. "Lepas nggak" "nggak akan, bahkan sampai matahari terbit dari barat" " lepas" "nggak" "GOBLOK BANGET JADI PACAR" "Eits mulutnya dijaga sayang, atau aku yang bakalan tutup mulut manismu itu" "serah dah capek" "sini peluk dulu" si pria tersenyum tipis, memaklumi tingkah moody gadisnya saat ini. Gadis itu tidak melawan malahan dia menjatuhkan bertetes tetes air mata. Si pria menepuk nepuk pelan punggungnya dan mengecup puncak kepalanya penuh sayang. "makanya kalau ada masalah cerita jangan malah marah marah gini. Dasar kelinci berhati kancil" sindir si pria "masalahnya adalah kamu" sergah gadis kesal. "hah capek ngladenin kamu" "aku lebih capek" "iishhh" pria itu mencubit pipi gadisnya gemas serta menahan kesal. ♡♡♡♡♡ penasaran??? ayo langsung baca saja .
Tous Droits Réservés
#352
putihabuabu
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Bad Papa
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]
  • Sweet Combat
  • Viona Allexa Miller
  • TER GaJe (TAMAT)
  • I LOVE SEBLAK
  • My Handsome Devil
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Dosgans

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu