kawan apa lawan. [End]

kawan apa lawan. [End]

  • WpView
    Reads 1,132
  • WpVote
    Votes 950
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 15, 2021
WpInfo
Fiction
Horror
Apakah kamu kawanku? Atau kau lawanku? Jika kau kawanku kau takkan berbuat seperti ini. Tetapi jika benar kau lawanku, aku akan berusaha agar kau tidak mendekati ku. Tak kusangka, seseorang yang sudah menemaniku selama ini adalah musuh yang berbahaya untukku, sebenarnya aku tidak mempercayai ini awalanya. Tetapi setelah melihat semua kesadisan ini, aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. "Bunuh aja aku! Jika itu mau mu!". "Tap...tapi...". "Percayalah! kita akan bertemu lagi diatas sana". Up setiap hari : -malam minggu. -selasa. -kamis. Baca dulu aja ceritanya siapa tau suka. (Karya asli ya...) Maafkan jika ada kemiripan cerita. Cerita ini dari pemikiran dan imajinasi saya sendiri. Hppy reading friends...
All Rights Reserved
#704
horror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUMBAL PESANTREN
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • CENAYANG (XingQiu)
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • Sukma Lara [END]

Genré: Horror Religius, Thriller Spiritual, Drama. Tema: Pertarungan antara Kebaikan yang Ikhlas melawan Kesesatan yang Terselubung, kekuatan Iman, persahabatan, dan pengorbanan. Sinopsis: Pesantren Al-Firdaus,yang terletak di daerah terpencil, dikenal sebagai tempat mencetak penghafal Al-Qur'an. Dikenal oleh masyarakat luas sebagai pesantren yang sangat religius dan ketat. Namun, di balik tembok kokoh dan lantunan ayat suci, tersembunyi rahasia gelap yang mengerikan. Kyai Lukman, pemimpin pesantren, beserta para pengawasnya, telah menjalin perjanjian dengan jin-jin kafir untuk memperoleh kekuasaan dan kekayaan duniawi. Perjanjian itu meminta tumbal setiap tahunnya: seorang santri dengan darah dan energi spiritual tertentu. Ning Aira, putri Kyai Lukman yang pemalu dan penakut, hidup dalam ketakutan akan rahasia ayahnya namun tak memiliki keberanian untuk melawan. Kedatangannya membawa perubahan besar. Rifa, adik Rifani, memiliki darah langka yang sangat diincar oleh Kyai Lukman dan para jinnya. Rifani, dengan kemampuan indigonya, serta Arul, teman gaibnya yang setia, mulai merasakan aura tidak wajar di pesantren itu. Bersama Dika yang pendiam namun loyal, dan Rifky yang juga indigo, mereka membentuk persekutuan rahasia. Mereka harus menggali kebenaran mengerikan dari Pesantren Al-Firdaus, sambil menyembunyikan diri dari ancaman Kyai Lukman dan makhluk-makhluk gaibnya. Mereka akan belajar bahwa melawan kekuatan gelap bukan hanya dengan doa, tetapi juga dengan strategi, keberanian, dan keteguhan iman yang tak tergoyahkan. Ning Aira pun dihadapkan pada pilihan sulit: tetap patuh pada ayahnya yang sesat atau membela kebenaran yang diajarkan oleh Allah SWT.

More details
WpActionLinkContent Guidelines