kawan apa lawan. [End]

kawan apa lawan. [End]

  • WpView
    Reads 1,123
  • WpVote
    Votes 950
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 15, 2021
Apakah kamu kawanku? Atau kau lawanku? Jika kau kawanku kau takkan berbuat seperti ini. Tetapi jika benar kau lawanku, aku akan berusaha agar kau tidak mendekati ku. Tak kusangka, seseorang yang sudah menemaniku selama ini adalah musuh yang berbahaya untukku, sebenarnya aku tidak mempercayai ini awalanya. Tetapi setelah melihat semua kesadisan ini, aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. "Bunuh aja aku! Jika itu mau mu!". "Tap...tapi...". "Percayalah! kita akan bertemu lagi diatas sana". Up setiap hari : -malam minggu. -selasa. -kamis. Baca dulu aja ceritanya siapa tau suka. (Karya asli ya...) Maafkan jika ada kemiripan cerita. Cerita ini dari pemikiran dan imajinasi saya sendiri. Hppy reading friends...
All Rights Reserved
#24
santet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Nuginara [END]
  • INDIGO
  • ROSEYANA [✓]
  • AKANDRA
  • 1. Imah Leuweung - Rumah Hutan
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • MY LOVE STORY
  • My Horror •Irror•

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines