Travesti Tragedi

Travesti Tragedi

  • WpView
    OKUNANLAR 437
  • WpVote
    Oylar 8
  • WpPart
    Bölümler 2
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cts, Kas 30, 2024
SAJIAN ini dihidangkan untuk kamu. Yang sudi menilik satu demi satu tragedi makhluk bumi; yang lapang hatinya menyambut kata pergi. Karna bumi tidak akan pernah membuatmu menjuntaikan langkah di jalan yang sepi, seorang sendiri. Jadi biarlah puing-puing takut terhanyut di antara bulir hujan yang menjatuhi pipi. Untuk itu mari kita berdiri hingga menjelang pagi, dan hari baru menyapamu kembali. Hingga tiada satupun episode yang ingin kamu buang lagi.
(CC) Alıntı-Gayriticari-Türetilemez
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • TIME will TELL {On Going}
  • Some Pain in The Rain
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • Cahaya Dirimu
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Cause We are Family
  • Semesta
  • Rumah Ternyaman {Boel × little Sister)
  • Brothers?! [Boboiboy Elemental Siblings] (On Going)

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi