Travesti Tragedi

Travesti Tragedi

  • WpView
    Reads 451
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 30, 2024
WpInfo
Non-Fiction
SAJIAN ini dihidangkan untuk kamu. Yang sudi menilik satu demi satu tragedi makhluk bumi; yang lapang hatinya menyambut kata pergi. Karna bumi tidak akan pernah membuatmu menjuntaikan langkah di jalan yang sepi, seorang sendiri. Jadi biarlah puing-puing takut terhanyut di antara bulir hujan yang menjatuhi pipi. Untuk itu mari kita berdiri hingga menjelang pagi, dan hari baru menyapamu kembali. Hingga tiada satupun episode yang ingin kamu buang lagi.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya Dirimu
  • °•○ RENJANA ○•° {On Going}
  • The Smallest Brother
  • Cause We are Family
  • Harby Kelabu
  • Rumah Ternyaman {Boel × little Sister)
  • Save and Protect
  • Semesta
  • Till I Meet You

Pada sebuah perjalanan hidupku yang akan terus berjalan maju dengan semua yang terjadi di masa lampau mengiringi diriku yang sekarang, ada hal yang kuingin kembali dan menggapainya untuk sekali lagi, dengan alasan utamanya yaitu engkau disana yang menjadikan kuingin kembali untuk menggapainya dan kupertahankan hingga di masa yang akan datang ini. Pada saatnya nanti aku akan tahu jelas apa yang akan menjadi milikku selamanya, apakah salah satunya adalah dirimu ? kuharap takdir menjawab iya, karena dirimulah alasanku untuk tetap berharap tanpa kepastian yang jelas jauh disini, terhadap apa yang akan terjadi kelak dimasa depan. Mungkin jika memang sebuah takdir berkata tidak tentang hubungan kita, kuaharap saat aku meninggalkan dunia ini aku bisa membawa semua kenanganku denganmu kembali ke masa lalu untuk memperbaiki hal yang salah dan memilikimu selamanya. Aku akan selalu berharap akan ada orang yang bisa menjagamu secara langsung, bukan sepertiku yang saat ini hanya bisa menatap layar ponsel dengan harapan yang tidak jelas tentangmu dan tidak bisa menjagamu dengan fisik, hanya melalui kata-kata yang tidak jelas apa tujuannya, karena kau terlalu bagus untuk merasakan rasa sakit dari dunia ini. Mungkin untuk mengenangmu aku hanya bisa menyampaikannya melalui cerita sederhana ini yang akan kutuliskan semua pengalamanku bersamamu, yang mungkin menjadi kenangan yang tidak terlupakan, melalui cerita ini kutuliskan bagaimana kita berdua melawan dunia. kisah ini kutulis dan kuharap engkau melihatnya dengan harapan kau bisa merasakan apa yang kurasakan mengenaimu selama ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines