Unknown Leader (Hiatus)

Unknown Leader (Hiatus)

  • WpView
    Membaca 59
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Des 6, 2021
Suara pukulan, teriakan, memenuhi gedung kosong tak berpenghuni. Para remaja saling memukul satu sama lain. Mereka tidak akan berhenti sebelum mendapatkan perintah. Seorang gadis menatap pergulatan di depannya. Dengan santai, gadis itu memakan permen karetnya. "Membosankan," ujarnya. Gadis itu membuang permen karetnya. Detik berikutnya, gadis itu turun ke arena. Dia menatap laki-laki di depannya, senyum miring tersungging di bibir cantiknya. "Hallo," sapanya. Laki-laki di depan gadis itu terpaku. Matanya menatap si gadis dengan tatapan terpesona. Gadis itu tersenyum licik, puas menatap laki-laki di depannya yang tengah menatap wajah ayu miliknya. Bugh! Satu pukulan berhasil mengenai perut si lawan. Gadis itu tersenyum remeh. Matanya menatap si lawan yang tengah terbaring kesakitan. "Lemah," cibirnya. Merasa diperhatikan, gadis itu langsung berbalik. Sebelum benar-benar pergi, dia mengatakan sesuatu. "I WIN! YOU LOSE." Suaranya perlahan menghilang, bersamaan dengan bayangannya. Gadis itu pergi, meninggalkan tanda tanya besar bagi lawannya. Hallo, ini cerita keduaku. Happy Reading! Eh, sebelum membaca alangkah baiknya follow dulu. Oh ya, jangan lupa vote and komen! Terimakasih:)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#516
ketuageng
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALSTARAN [END]
  • Sergio | Haechan
  • Love Affair : My Destiny
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Perfect Senior
  • ARGIAN [ON GOING]
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • Close But Not Happening (On Going)
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Bianglala

"Pergi aja bangs*t!!!" "Gak." ------- "Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua." ------- "Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri." ------- "Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu." "Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!" ------- "Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le." ------- "GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!" ------- "Lo tau? Lo udah buat gue khawatir." ------- "Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak." ------- "Lo mau jadi cewe gue?" ------- "Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit." "Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo." ------- "gue hamil." ------- "Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang." ------- "Selamat malam tuan Octanius." -ALSTARAN- [Follow sebelum baca!!!] [Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!] Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan