We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Anandika

Anandika

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ana dan andika, dua insan yang berbeda. Pertemuan yang tak disengaja di tengah lapangan, membuat mereka berdua seperti Tom & Jerry. "Kenapa sih, gue dihukum nya bareng sama lu." sentak Ana kepada Dika "Idih, siapa juga yang mau dihukum bareng lo. Ogah gue, lo tuh bau tau nggak." "Heh enak aja, gue itu wangi. Badan lo aja yang bau tuh, minggir sana jangan deket-deket." cerocos Ana, tiada henti. *** Hingga suatu hari. Ana menyimpan rasa kepada Andika, apakah Andika juga sama menyimpan rasa kepada Ana? Apa yang terjadi dengan Ana dan Andika kedepannya? Apakah mereka akan menjalin sebuah hubungan? Atau berakhir dengan perpisahan? *** Tunggu cerita Anandika selanjutnya, pantengin terus yaw.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You My Ketos
  • Love Starlight
  • SandalWood (Selesai) on revision
  • Dia Anggana.
  • BENCI MENJADI CINTA [SELESAI]
  • A RECCURING PAST
  • DEADLY DEMON WOMEN (ENDING)
  • Love Story Of Anna
  • Rohis vs Gus Pesantren (Proses Penerbitan)

Alana Cahaya Anggelina Larasati adalah gadis ceria pemberani dan juga mandiri cantik yang membuat para kaum adam terpesona dengannya namun Alana tak meresponnya sedikitpun sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang ketos yang selalu mengusiknya dia adalah Bara Arjuna Nasution pria terganteng seantero sekolah SMA TUNAS BANGSA pria dingin yang sangat dikagumi para kaum hawa namun ia juga tak meresponnya. "Lo tu terbuat dari apa sih coba deh lo tu senyum" "Buat apa" "Buat gue seneng" "Gila" Apakah kisah Bara dan Alana akan terus selalu indah terus pantau ya👉

More details
WpActionLinkContent Guidelines