MY DIAMOND (renjun.vers)

MY DIAMOND (renjun.vers)

  • WpView
    Reads 459
  • WpVote
    Votes 269
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 31, 2024
"aku akan pergi dan akan pulang pada masanya, jangan nangis yaa, you are a very strong woman, love u" Dia memeluknya dengan erat serta meneteskan air mata, wanita itu tak tahan menahan bendungan yg telah dibuatnya, bendungan itu kini pecah, air mengalir deras dari matanya, sang wanita adalah orang yg sangat menyayangi dn mencintainya, tidak rela kalau dia pergi jauh darinya, karena dia sangat menjaganya dan mencintainya... Sang orang tua yg melihat kedekatan kakak dan adik itu menangis, ketika sang kakak ingin pergi jauh dari keluarganya Itu membuat gadis cantik menangis kesakitan hingga akhirnya mereka merelakan sang kakak pergi meraih mimpinya. Tiga tahun telah berlalu begitu cepat..... Sselebihnya bisa di baca sendiri, jika ada salah kata/latar/nama tokoh saya mohon maaf. Jangan anggap ini serius, because ini hasil pemikiran saya, tidak ada niat untuk menjelekkan atau menjatuhkan tokoh yg bersangkutan, stay healty... HAPPY READING...
All Rights Reserved
#98
sopa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • GANGSTA (End)
  • Marry My Husband
  • Just For One Day
  • KISAH ♡Huang Renjun♡
  • FACADE || END
  • Still with you 2  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines