Rendi Alasky || ft. Huang renjun

Rendi Alasky || ft. Huang renjun

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 8, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
"Dasar cacat" "Anak tidak tahu untung" "Anak gak tau diri seperti kamu ga pantes dapet kasihani" "Mamamu kan pelakor, pantes dasar anak haram!!" Kalimat itu sering kali masuk ke pendengarannya.Kalimat yang dilontarkan oleh orang-orang itu terkesan menyakitkan. Rendi Alasky Geovan merasa dunia ini jahat kenapa ia harus lahir bahkan dengan keadaan kaki nya yang tidak normal.Hanya sang mama yang dapat mengertinya tidak ada lagi. "Anak mama kuat ya,kamu buktiin nanti ke mereka kamu bisa sukses walau punya keterbatasan", Ucap sang mama menenangkan Rendi yang hampir saja putus asa dalam hidupnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Empty | 00L NCT Dream
  • Jangan Pukul Devan, Ayah!  (END) ✅
  • Become Baby Boy✓
  • Rejjan - ZIO's PAPA!
  • C A M E L I A Baca Part Lengkapnya Di Karyakarsa, Innovel, KBMapp
  • Tentang luka
  • Perfect [Na Jaemin] [✔️]
  • SESHILIA (Hiatus)
  • Sun Without Rays (Matahari Tanpa Sinar)

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

More details
WpActionLinkContent Guidelines