DIVINE
  • WpView
    Reads 25,442
  • WpVote
    Votes 1,101
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 6, 2026
Gwen mengutuki pikirannya sendiri, terlalu sering menguliti Greyson Drystan di kepalanya setiap kali pria itu berada di orbitnya. Lebih terkutuk lagi saat Greyson tak sekadar menyadari, tetapi membiarkan. Seolah setiap detik yang Gwen curi dengan matanya adalah kesenangan pribadi yang tak ingin ia hentikan. Bagi Greyson, memiliki bukan soal kesempatan, tapi keharusan. Dan sekali ia memutuskan, pengampunan tidak pernah menjadi opsi. [Mature Content: Explicit scenes, adult themes, and sensitive material. Not for minors] © mourissante, 2025 | Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Payback's Sweet
  • UNSPOKEN MARRIAGE (SUDAH TERBIT)
  • Broken Trust
  • OBSESSED
  • I'm Always Be Yours (END)
  • Arion (End)
  • A T L A N T I S : JENDRA
  • GavinZel [END]
  • LOST
  • No Escape from Me

Payback's Sweet Rasa sakit yang menggores dalam, luka yang tak kunjung sembuh, dan tekanan yang terus menghantui menjadi teman setia dalam hidupnya. Setiap malam diisi oleh bayangan masa lalu yang kelam, setiap pagi diawali dengan tekad untuk membalas penderitaan yang pernah ia alami. Namun, di balik amarah yang menyala-nyala, tersembunyi tanda tanya. Apakah balas dendam akan mengembalikan segalanya? Atau justru menjerumuskannya ke dalam kegelapan yang lebih dalam? Ini bukan sekadar kisah tentang pembalasan, tapi tentang seorang manusia yang terjebak antara keinginan menghancurkan atau kerinduan akan kedamaian. Sebuah kisah tentang luka yang tergores dalam, dendam membara, dan pembalasan yang haus akan kesempurnaan. Hidup dalam dunia yang dimana setiap kesalahan harus dibayar tunai, siapa yang akan tersenyum terakhir? ________ "Dendam itu seperti anggur yang semakin tua-semakin lama disimpan, semakin memabukkan. ketika saat pembalasan tiba, ia tak sekadar pahit, tapi juga... manis." "karena hidup bukan tentang memaafkan, tapi tentang membalas dengan senyum palsu, tipu daya yang sempurna, permainan pikiran, sampai mereka terjatuh dalam lubang yang mereka gali." __________ Setelah membaca harap vote dan komen.❤️👍

More details
WpActionLinkContent Guidelines