Biru Langit
Bisa main banyak alat musik, anak futsal, dan anak klub musik.
Sifatnya ramah, supel, sopan, asik.
Tentu, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Dibalik semua sifat baiknya itu, ada dua hal yang sangat menjengkelkan dari diri Biru.
Yang pertama. Suara tawanya Biru yang bisa buat kuping jadi berdenging dan tuli untuk beberapa detik.
Dan yang kedua. Menyebalkan. Untuk Laut, Biru itu sangat menyebalkan.
Biru Laut
Bisa main piano, seruling, biola, dan anak klub musik juga seperti Biru.
Cewek yang namanya sama kayak Biru. Seharusnya Laut yang dipanggil Biru, tapi karena ada Biru Langit yang punya nama sama seperti dirinya dan Biru tidak mau mengalah, jadilah ia yang harus mengalah.
Laut. Itulah panggilan namanya.
Ungkapan dunia selebar daun kelor berlaku untuk Laut, karena Laut satu kampus dengan Biru, bahkan satu klub dengannya. Dan itu adalah masalah untuknya. Yang tadinya ingin hidup tenang, malah jadi berantakan.
Semua itu karena Biru Langit.
----------------------------------------------------
"Kenapa susah banget menggapai lo, La" - Biru Langit.
"Kenapa rasa suka lo bisa sedalam itu, Ru" - Biru Laut.
"Gimana nih, kita disuruh buat promo sama authornya"
"Biar lelaki tampan ini yang ngomong, so guys jangan baca kisah Senja di Langit Biru sumpah gak seru isinya aib gue semua demi deh authornya pengen gue lempar ke ring basket"
"Dih sompral! oh ya gue Senja selaku peran utama wanita"
"Gak usah disebut peran utama wanitanya"
"Apaan sih! pokoknya kalau kalian mau tau atau penasaran kayak gimana sih Biru dan Senja itu. Boleh klik lanjutkan dan langsung deh masukin ke perpustakaan kalian"
"Ini kita promo gini dapet duit gak sih kan kita selebwattpad nih"
Senja memutar bola matanya, malas mendengar perkataan Biru
"Tolong buat author yang terhomat jadiin Senja istri gue ya dicerita ini pleaseeeee"
"BIRUUUUU!!!" teriak Senja