We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kisah Amara

Kisah Amara

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 8, 2021
WpInfo
Non-Fiction
ini kisah tentang anak cantik dan manis bernama 'amara' ia tinggal bersama kakek dan nenek nya, sebelum tinggal bersama kakek nenek nya ia tinggal bersama kedua orang tua nya, ia pindah karna orang tua nya yang bersikap keras kepadanya dan selalu membanding bandingkan Amara dengan kakaknya ayah selalu bilang aku ini anak pembawa sial ntah mengapa alasannya Mama adalah orang yang selalu menyayangi ku namun ketika aku berusia 10 tahun mama berubah menjadi mama Amara yang keras, mengomeli ku tanpa alasan yang jelas kakak perempuan adalah orang yang tulus menyayangi ku selain nenek dan kakek, orang nya pintar dan kreatif tak lupa ia juga imut dan cantik mau dengar tentang hidup Amara? yuk langsung aja baca ke cerita nya! kalau 'Kisah Amara jarang up omelin author nya aja ya
All Rights Reserved
#13
bangkitkembali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Dekapan Malam
  • kasih sayang ibu  yang tidak dapat tergantikan
  • suara yang tak pernah di dengar  (Tamat)
  • Dear Nana
  • Ana Or Anara
  • SHADOW ( Selesai)
  • Mama! [✔️]
  • TWO DIFFERENT PROPERTIES || on going (revisi)
  • PROMISE CH2 (END)

Kisah seorang gadis bernama Amira yang tumbuh dalam keluarga yang utuh, tapi tidak pernah merasa utuh di dalamnya. kedua orang tuanya terlalu sibuk mengejar ambisi masing - masing. Dirumah, ia hanya menjadi bayang - bayang, seolah hadir tetapi tak benar - benar ada. Kemudian Amira bertemu dengan laki-laki yang datang dengan tutur kata yang lembut, ia merasa seperti menemukan tempat untuk pulang. Namun, takdir kembali mengujinya. laki - laki itu bukanlah penyembuh luka, melainkan menambah sakitnya luka itu. ditengah semua kehancuran yang sedang dilanda oleh Amira, hanya satu pertanyaan yang menggema hebat di dadanya "apakah aku tidak layak mendapatkan kebahagiaan itu?".

More details
WpActionLinkContent Guidelines