Story cover for Timeless Memory by elinashanaya
Timeless Memory
  • WpView
    Reads 368
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 368
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Nov 08, 2021
Bagaimana bisa seseorang yang begitu dalam di kegelapan dapat melihat secercah cahaya tanpa menantikannya dengan penuh semangat? Bahkan flashlight saja bisa membutakan seseorang.

Sebelum aku melupakan kisahku lantaran kematian menjemputku ataupun ingatan tersebut sirna dengan sendirinya, aku ingin meringkas kisah hidupku dan menyajikannya dengan struktur puisi yang berupa narasi.

Genre : Psychological Thriller
Start : 26 Januari 2022
All Rights Reserved
Sign up to add Timeless Memory to your library and receive updates
or
#265mentalillness
Content Guidelines
You may also like
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
Makna Temu cover
Sunyi cover
Luka Lara Luna || END cover
Aksara Tak Bertuan  cover
Untaian Aksara | Na Jaemin cover
Asa | Lengkap ✓ cover
don't hurt Lia (end)  cover
 Asara Bersama Bintang [Segera]✓ cover
Lily of the valley  cover
Aksara Bercerita cover

Makna Temu

43 parts Complete

Biarlah semua menjadi titik di akhir cerita. Walau sebenarnya aku menginginkan koma untuk meneruskan cerita. Titik bukan berarti akhir ia hanya menjeda entah dilanjutkan dengan cerita yang sama atau dengan cerita yang baru. Pertemuan tidak pernah salah, hanya saja kita yang sering gagal memaknainya. #sebuah perjalanan dari titik gelap menuju titik terang