AKU SAKIT AKU MENJERIT

AKU SAKIT AKU MENJERIT

  • WpView
    Lectures 349
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juin 28, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Sekumpulan kalimat yang saya rasa bisa menjadi penenangmu meski hanya sesaat, saya dan kamu mungkin pernah saling merasakan. Untuk kamu yang dulu sangat saya banggakan, saya dambakan, dan saya prioritaskan, terima kasih. Pertemuan kita memang sebuah kebetulan yang tidak terduga, kedekatan kita adalah hal yang tidak pernah terpikirkan, lalu perpisahan kita yang ternyata amat sangat menyakitkan. Berulang kali saya mencoba menghapus nama kamu dari pikiran saya, mendorong jauh-jauh nama kamu dari hati dan otak saya, dan mencoba kembali pada sikap awal saya yang dingin dan tidak berperasaan, tapi gagal. Hati dan otak saya meronta menjerit bahwa saya butuh kamu. - Melody Calandra Kenapa fisik menjadi tolak ukur untuk cantik? Begitu banyak kasus pembullyan hanya karena fisiknya tidak sempurna, banyak ejekan yang akhirnya menimbulkan trauma, dan banyak tatapan merendahkan seakan kita adalah manusia paling hina. Sesempurna apakah mereka? Sampai bisa dengan enteng menatap rendah seseorang hanya karna fisiknya?. - Melody Calandra
Tous Droits Réservés
#138
curhatan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • CINTA MATI
  • Enemy to Lovers || 2min
  • Where am I?
  • DEPHELINE
  • LOVESICK CHOI [Yeonbin] 🔞
  • ILUNGA √
  • KAELVOSS - Velvet Trap
  • FADING IN THE SILENCE

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu