AKU SAKIT AKU MENJERIT

AKU SAKIT AKU MENJERIT

  • WpView
    Reads 349
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 28, 2022
Sekumpulan kalimat yang saya rasa bisa menjadi penenangmu meski hanya sesaat, saya dan kamu mungkin pernah saling merasakan. Untuk kamu yang dulu sangat saya banggakan, saya dambakan, dan saya prioritaskan, terima kasih. Pertemuan kita memang sebuah kebetulan yang tidak terduga, kedekatan kita adalah hal yang tidak pernah terpikirkan, lalu perpisahan kita yang ternyata amat sangat menyakitkan. Berulang kali saya mencoba menghapus nama kamu dari pikiran saya, mendorong jauh-jauh nama kamu dari hati dan otak saya, dan mencoba kembali pada sikap awal saya yang dingin dan tidak berperasaan, tapi gagal. Hati dan otak saya meronta menjerit bahwa saya butuh kamu. - Melody Calandra Kenapa fisik menjadi tolak ukur untuk cantik? Begitu banyak kasus pembullyan hanya karena fisiknya tidak sempurna, banyak ejekan yang akhirnya menimbulkan trauma, dan banyak tatapan merendahkan seakan kita adalah manusia paling hina. Sesempurna apakah mereka? Sampai bisa dengan enteng menatap rendah seseorang hanya karna fisiknya?. - Melody Calandra
All Rights Reserved
#347
indonesian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SHADOW
  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • DEPHELINE
  • FADING IN THE SILENCE
  • UNFRIEND
  • Memories in Moon
  • Enemy to Lovers || 2min
  • Where am I?
  • Vi N De | ✔
SHADOW

Bagaimana jika keadaan memaksamu menjadi orang lain. Mengorbankan segalanya untuk kebahagiaan orang yg kamu sayang. Berharap kamu mendapatkan ulas kasih. Itu yg di alami zafanna. "Aku hanya pemeran pengganti" "Zaza lelah harus berada di balik bayangan kak feya" "Tolong sayangi zaza" rintih gadis keci itu itu di balik pintu memperhatikan kaka kembarnya meryakan ulang tahun Mata indah gadis kecil itu yg kini telah dewasa terpejam mengingat masalalu yg kelam Cukup tidak lagi , zaza bukan malaikat yg lembut Lanjutttt Hargai penulis gak ada yg namanya penjiplakan cerita orang. Berkaryalaha dengan kemampuan mu karena disitulah yg mencerminkan keperibadianmu. Oke happy reading guys...😘

More details
WpActionLinkContent Guidelines