Aditya Adelard

Aditya Adelard

  • WpView
    LECTURAS 262,770
  • WpVote
    Votos 1,460
  • WpPart
    Partes 22
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 23, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
"Apa yang abang adit mau lakukan?"jawap olivia dengan polosnya "Nanti lo akan tau sekarang nikmati saja"kata adit Adit langsung membukan celana dalam olivia dan juga celana dalamnya "Sekarang lo harus nurut gw yang akan mengendalikan nya"kata adit sambil memandangi wajah merah olivia "Tpi sakit gak?"tanya olivia dengan polosnya "Tentu saja ini adalah sexs pertama lo,lo akan merasa sakit pada awalnya tpi tenang setelah itu lo pasti akan ketagihan"jawap adit Cerita ini mengandungi adegan 🔞🔞🔞
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Past | Na Jaemin✅
  • ALWAYS YOU.  [ELGIT]
  • Takdir Cinta [Completed]
  • PAHAMI DEBARAN JANTUNGKU (END)
  • senior [END]
  • Stay With Me [TAMAT]
  • Caca
  • Love & Lost

Follow sebelum baca oke? 🔞 BOYFRIENDS SERIES 01 "Kak Farrell! Kakak dari mana aja sih? Kok baru sampe? Sya sya udah nunggu dari jam 2 loh?" Aditsya dibalik kaca mata cewek itu menatap kesal Farrel yang baru saja tiba. Padahal mereka sudah berjanji untuk bertemu pukul 2 siang tapi cowok yang merupakan kakak kelas sekaligus pacarnya itu baru tiba sekarang saat matahari sudah mau tenggelam. "Maaf yah Sya. Tadi biasa main dulu sama Bianca dia ngajakin soalnya heh" cowok itu tertawa ringan tanpa sungkan berkata tentang alasan cowok itu yang telat. Aditsya mengulas senyum lebar, mungkin lebih lebar dari biasanya sengaja menutupi sakit yang baru saja cowok disampingnya itu berikan entah dengan sengaja atau tidak. "Kak kalo aku mau main sama kakak..." Farrel menoleh cepat, menatap Aditsya dengan berbinar. "Kakak, gak bakal main sama kak Bianca lagi?" Farrel mengangguk cepat. "Jelas dong Aditsya ku sayang, aku punya kamu kenapa harus main sama Bianca?" Dengan hembusan nafas pelan Aditsya meyakinkan diri untuk percaya pada apa yang Farrel katakan. "Oke" -----*----- "Ahk Ka! Pelahn ahh pelanh Ka!" Tanpa mau menggubris rintihan dari Aditsya. Farrell dengan kasar mendorong ereksinya kedalam lubang surga milik Aditsya yang sekarang berteriak keras saat keperawanannya dirobek kasar oleh Farrell. "Ahh Ka! Pelan pelan Ahh ahh!" "Enak kan Sya? Kamu bakal suka ini uhh" "Ahh kak, sakit pelanh ahh pelan ka!" -----*----- "Sya, Aku tau aku salah, aku tau aku udah nyakitin kamu tapi tolong sya. Aku mohon maafin aku... Aku rela sujud dikaki kamu kalo itu yang kamu mau. Tapi aku mohon sya, aku mohon maafin aku" Lagi Farrell memohon entah yang keberapa pada cewek yang sudah dia hancurkan dimasa lalu itu. "Maaf kamu bilang? Aku gak bakal mau maafin kamu sampe kapan pun! Mau kamu sujud di kaki aku bahkan mati demi dapatin maaf dari aku pun kamu gak bakal pernah dapet maaf dari aku!" Aditsya berlalu, meninggalkan Farrell dengan kebisuan cowok itu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido