Yera
  • WpView
    Reads 341
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 13, 2022
° ° ° ° ° ° ° Aku tau ini berlebihan tapi bisakah aku merasakan dicintai aku sungguh lelah berjuang sendirian, padahal aku yang terlebih dulu kenal dengannya tapi mengapa dia tidak pernah menoleh kearah ku bahkan dia tidak perduli denganku. Dia tau aku sangat mencintainya namun apa daya ku yang hanya di anggap teman olehnya, dia sama sekali tidak membalas perasaan ku, aku tau dia menyukai gadis itu, aku sungguh marah aku tidak bisa menerima nya kenapa harus dia, kenapa bukan aku saja, dia hanya gadis pindahan dan tentu saja dari keluarga miskin. Bisakah kau mencintaiku Elkara, aku sangat mencintaimu sungguh aku jatuh cinta dengan mu, aku selalu cemburu saat dia tertawa dengan wanita lain apa lagi melihat dia yang bersikap manis kepada Clana (murid pindahan yang Elkara cintai), kehadiran dia membuat hubungan aku dan Elkara menjadi merenggang. Dan semenjak itulah Elkara mulai menjauh dariku, berbicara kasar dengan ku, tidak seperti Elkara yang dulu waktu kita berdua masih mengenakan seragam merah putih. "Bisa gak sih kamu buka hati kamu buat aku Elkara?" Tanya Yera dengan nada tinggi menunjukkan bahwa dia marah. "KENAPA BUKAN AKU! KENAPA HARUS DIA ELKARA?!" teriak Yera yang sudah tidak bisa menahan emosi nya. "Gue udah pernah bilang kan sama lo kalo gue gak suka sama lo" jawab Elkara, nada suara Elkara sangat dingin dan datar. Cover by sendiri atau @viyaa00
All Rights Reserved
#29
yera
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • DIKANESHA
  • tentang sebuah rasa
  • My Annoying Little Wife #WRITONwithCWBP
  • perfect house
  • ISTRI GEN -Z
  • GILANG ABRAHAM
  • Fourple Of Love
  • Sacrifice Of Love (Evan END) SUDAH TERBIT
  • EXCHANGE
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines