Sabitah [HyunJeong]

Sabitah [HyunJeong]

  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 22, 2021
WpInfo
Fanfic
Stray Kids
Pada dasarnya, setiap manusia pasti berubah tidak peduli seberapa banyak watak yang mereka miliki. Apalagi sebuah perasaan yang sangat rentan, bisa datang dan hilang tanpa usaha yang berarti. Tapi sepertinya Atidhira Jenggala bisa seratus persen memastikan bahwa teori itu salah, karena pada dasarnya semua perasaan itu tidak pernah berubah bahkan semakin bertumbuh setiap harinya. Dan Bumantara Shtira lah sosok berjasa yang bisa membuktikan padanya bahwa teori itu jelas salah; karena berkat dia, Dhira tahu bahwa dirinyalah yang selalu menjadi satu-satunya bintang untuk Tara. Bintang satu-satunya yang tidak pernah bergerak kemanapun dan tetap berada di orbitnya, menjadi petunjuk bagi setiap nelayan yang membutuhkan jalan untuk pulang; Sabitah. "Dhira, mau gak kamu nyanyiin aku satu lagu setiap minggunya?"
All Rights Reserved
#175
hyunin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blood Bound Chains || StrayKids Brother
  • Quant (On Going)
  • ANGKASA (END)✅
  • Kisah Seribu Bintang / A Tale Of thousand Stars
  • LARA(END)✅
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • And Then You Came (Completed)

-On Going- Sejak kecil, Lyra hidup di bawah bayang-bayang ke - 8 kakak laki-lakinya. Mereka bukan hanya saudara, tapi juga pelindung, penjaga, dan penentu hidupnya. Bagi mereka, Lyra adalah satu-satunya hal yang tak boleh tersentuh dunia luar dan bagi Lyra, mereka adalah semestanya. Kehangatan antar mereka yang membentuk ikatan kuat satu sama lain. Bukan karena cinta yang menyimpang-tetapi karena ketakutan. Takut kehilangan. Takut sesuatu mencuri adik perempuan mereka dari pelukan keluarga. Maka Lyra pun dikekang dalam kehidupan yang terlihat sempurna dari luar, namun dingin, sesak, dan hangat di dalam. Setiap langkahnya diawasi. Setiap pilihannya disangkal. Setiap impiannya dikubur demi "keamanan" yang mereka yakini. Tapi saat Lyra mulai memberontak dan mempertanyakan kendali itu, batas antara perlindungan dan pengekangan mulai kabur. Karena darah bisa menyatukan-tapi juga bisa membelenggu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines