Rasa Yang Begitu Manis

Rasa Yang Begitu Manis

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 10, 2021
Raya menatap dalam pram dengan serius.ia akan mengambilnya kembali,seperti yang dikatakan oleh angel.dengan begitu ia akan tenang dan tidak memikirkan adegan itu lagi. "Kak pram,aku akan mengambilnya kembali" "Mengambil apa,kau tidak pernah memberikan barang apapun kepadaku" "Ini bukan barang" "Lalu"pram berusaha pergi dari raya,namun dengan cepat ditahan raya. "Eittt tunggu dulu,aku belum mengambilnya" Pram menatap jengah raya,tidak tau apa yang dibicarakan perempuan pendek ini sedari tadi. "Baiklah,katakan barang apa yang ka---" CUP Pram membeku dan entah kenapa debaran didadanya memacu begitu cepat. Raya melepaskan bibirnya dari pipi pram,menatap senang dengan apa yang dilakukannya.benar kata angel,ia jadi lega akhirnya. "Nah,sudah.kuambil lagi kecupan yang kuberikan kemarin,terlalu mahal rasanya kuberikan secara gratis kepada kak pram" ____ Raya sigadis pendek berisi yang menetapkan pram sang senior kedalam daftar hitamnya.pada akhirnya ia juga yang terlena dengan tingkah acuh senior irit bicara itu dan menembak pram agar menjadi pacarnya. Untuk itulah banyak yang bilang jangan keterlaluan membenci orang,takutnya ya bisa jatuh cinta dengan orang yang dibenci itu:)
All Rights Reserved
#1
pram
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • 41 HARI
  • RANIA [Terbit]
  • JALAN MASIH PANJANG (Tamat)
  • LANGIT & BULAN
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • GRAMMAR IN LOVE (GAGAL MOVE ON)
  • Orang Ketiga
  • Zahra & Rakha
  • DOSEN or PACAR  [Selesai]

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines