Aksara Mahabbah

Aksara Mahabbah

  • WpView
    Membaca 528
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 28, 2022
[Religi, Romance] Rate 16+ Tentang seuntai nama yang tertulis dalam skenario Tuhan. Terpuruk dalam titik terendah hidup, pernah dilaluinya. Hingga takdir mempertemukannya dengan seseorang yang mampu membimbingnya mengenal kebenaran ajaran Islam. Perihal seonggok hati yang telah berkali-kali jatuh pada dermaga yang salah. Pantaskah pula seorang lelaki mulia nan sempurna jatuh cinta pada seorang wanita yang sudah tidak memiliki kesucian? *** Ketika iman yang berbeda tak lagi menjadi sekat di antara cinta dua insan yang bersemi. Serta ketika harapan dan doa telah menjadi satu iman dan Aamiin yang sama. Tetapi mereka harus terjebak dalam hubungan rumit oleh dua hati satu darah yang terpatri pada satu wanita yang sama. Kehadiran orang dari masa lalu, juga menjadi bumerang dalam kisah hidup seorang wanita yang baru saja yakin dengan akidah baru yang dianutnya. Bisakah semuanya berakhir, tanpa harus ada yang tersakiti dan tanpa mengorbankan kebahagiaan yang tengah dilalui? Bisakah juga, keimanan yang baru saja tumbuh tidak akan goyah oleh kehadiran orang yang selama ini dia rindukan dan kembali hadir menawarkan cinta? ----------------------- Original story by Avriliaazzahra_ Please, do'nt copy the story 🛇
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#360
santri
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan