GEJOLAK IDEOLOGI

GEJOLAK IDEOLOGI

  • WpView
    LECTURAS 88
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, dic 2, 2021
Orang bilang cinta dapat meruntuhkan berbagai pagar yang menghalangi. Namun bagaimana jika seorang pemuda berlatar belakang keluarga pondok harus jatuh hati pada seorang mahasiswa aktivis feminis yang sedang berjuang dari trauma masa lalunya? Mampukah keduanya saling menyembuhkan dan menentukan ending yang baik? Kawal cerita mereka dalam Gejolak Ideologi. "Dunia memang pilih-pilih, tapi saya memilih kamu," "Jangan, pria taat norma seperti anda seharusnya tidak bersama saya yang jadi sarang karma," "Kecewamu dengan dunia, dicukupkan saja. Biarkan saya ikut carikan bahagia,"
Todos los derechos reservados
#157
pagi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Para Pemilik Nama
  • BERBEDA?
  • WOLF'S MATE (SASUSAKU) ✅
  • why? It's You
  • Kakak Kelas Terindahku Shania
  • HOUSE OF ABSURD
  • FEARLESS || JAYISA
  • THREE LITTLE KITTEN
  • LOVE OBSTACLES (HIATUS)

Seorang pendiam bisa saja menyimpan berjuta rasa dalam dunianya. Kadang setiap tempat yang dipijak memiliki sebuah nama yang digantungkan. Maka ketika semakin banyak tempat yang dilangkahi akan semakin banyak nama yang harus dikenang kembali. Adakalanya mereka indah dan menyebabkan hati mencintai. Ke depannya bagaimana untuk memilih jika dituntut agar hanya memiliki satu? Daripada merusak budi mereka yang suci, lebih baik menjaganya dan mengatakan ketika waktu telah tiba. Tidak sampai di situ, permasalahan akan terus ada. Setiap kali memilih akan selalu ada pertanyaan, "apakah benar dia yang terpilih?", "apakah yakin tidak akan melihat orang berikutnya ketika sudah menentukan pilihan?", "apakah pilihanmu akan menjadi pelita hati atau hanya akan menjadi kobaran api?" Terkadang apa yang semestinya terjadi akan datang di waktu yang benar dan tepat. Tapi sebaiknya jangan terburu-buru, hari esok tetap tidak ada yang tahu. Sebuah cerita yang ditulis atas sebuah fenomena. Kala banyak sekali orang yang telah pergi, banyak yang tak lagi dapat dimiliki, dan banyak orang yang melukai diri sendiri. Cerita untuk mereka yang tersesat karena tak lagi dapat melihat dengan tepat. Doa untuk semua agar selalu selamat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido