LOSE
  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 12, 2021
Luna, seorang penulis yang berharap menikah dengan kekasihnya yang pada akhirnya harus menikah dengan pria lain yang tidak dicintainya dan berjuang agar bisa mempertahankan pernikahannya. *** Luna berjanji untuk tetap setia dengan kekasihnya yang berjanji akan menikahinya setelah menyelesaikan S2 di Amerika. Brian adalah seorang dokter muda yang tampan dan kaya. Namun, hanya satu yang dia tak punya yaitu cinta. Hatinya telah mati karena penghianatan yang dilakukan ibunya kepada ayahnya yang menyebabkan ia tak percaya lagi kepada perempuan. Ketika takdir mempertemukan keduanya, akankah mereka sanggup mempertahankan prinsip masing-masing? Apa yang terjadi jika keduanya harus menikah? Bagaimana dengan kekasih Luna? Akankah Brian yang begitu keras kepala sanggup mencintai Luna? ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rebuilding Love, One Flight at a Time (END)
  • BULIR CINTA [END]
  • Menjadi Dia
  • Langit yang tak lagi Sama
  • Terlalu Baik dalam Ruang Kosong
  • Time Loop
  • Holding On

Luka di hatinya masih terasa segar setelah kegagalan pernikahan enam bulan lalu. Michelle, bersumpah untuk tidak lagi mempercayai cinta atau menjalin hubungan baru. Kegagalan tersebut mengarahkannya untuk fokus pada dirinya sendiri, melarikan diri ke negeri para penyair dan pemikir, berusaha menyembuhkan luka setelah mendapati bahwa tunangannya, yang meninggalkannya di hari pernikahan, menikah dengan sahabat kecilnya. Kehidupan yang memberinya kebebasan di negeri para penyair itu terganggu ketika orang tuanya memintanya pulang dengan alasan klasik, yang ternyata hanya bertujuan untuk memperkenalkan seorang pria baru yang mereka anggap cocok untuknya. Tetapi, alasan yang dianggapnya klasik itu justru menjadi titik awal pernikahan yang nyata, menjadikannya istri dari seorang pria yang sama sekali tidak pernah mendengar tentang dirinya. Namun, Omar Zaid Al Basyir, dengan sikap tenang dan pembawaan lembut, menawarkan sesuatu yang berbeda. Tidak ada paksaan, melainkan memberikan kesempatan bagi mereka untuk saling mengenal lebih dalam, membangun fondasi hubungan berdasarkan iman. Tetapi, Michelle dihadapkan pada ketakutan akan kegagalan dan ketidakpercayaan terhadap pernikahan. Perbedaan karakter, tekanan dari keluarga, dan gaya hidup yang saling bertolak belakang semakin memperumit situasi yang dihadapinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines