Story cover for Petrichor by sunflowercheers
Petrichor
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Nov 11, 2021
"Sakit hati terpedih dari tidak dicintai orang lain adalah tidak mencintai diri sendiri." - Jingga Prakasa.
"Kamu tak perlu takut menjadi dirimu sendiri, cobalah berterimakasih pada diri untuk hal kecil yang sudah kamu lakukan." - Jingga Prakasa.
"Bicara soal jarak sepertinya aku mampu, tapi soal waktu aku ragu." - Mentari Dewi Putri.
"Aku tak mampu menatap mata manusia, karena terlalu takut mereka akan beranggapan buruk terhadapku." - Mentari Dewi Putri.
"Aku menemukan kehangatan dari seorang yang selalu merasa kesepian." - Marka Aditya.
"Aku sudah terbiasa dengan kesedihan, itu membuatku kuat." -Marka Aditya

Kita punya cara masing - masing untuk menikmati hidup, kita berhak menangis, tertawa, putus asa dan berhak berusaha sekuat tenaga. Menjadi pendengar yang baik dan berhak didengar dengan baik. Menjadi lemah atau kuat, menjadi mampu atau tidak mampu. Kita berhak jadi diri kita sendiri, dengan segala keanehan atau keunikan yang mungkin tidak orang lain miliki. Berkisah tentang seorang Mentari Dewi Putri yang menyukai aroma tanah ketika pertama terkena air hujan, dan dia mendapatkan kenyaman ketika hujan turun.
All Rights Reserved
Sign up to add Petrichor to your library and receive updates
or
#692mentalhealth
Content Guidelines
You may also like
SATU RAGA SERIBU LUKA | by Jenalexa_078
57 parts Ongoing
Ini adalah cerita tentang seorang remaja 16 tahun yang harus menghadapi kejamnya dunia, Jidan Pradipta Aldevaro pemuda yang berumur 16 tahun itu harus menelan pahitnya saat ia mengetahui bahwa kedua orangtua nya sudah meninggal dunia saat dirinya baru melihat dunia pertama kali. Neneknya, tante, om, bahkan kakaknya dan seluruh keluarga Jidan menyalahkan dirinya akibat kematian kedua orangtua nya sendiri, bayi yang bahkan belum mempunyai dosa itu harus terbiasa dijauhi, di benci, dan dimaki oleh keluarga nya. Jidan sejak kecil dititipkan di panti asuhan oleh keluarganya, setelah jidan berumur 5 tahun om dan tantenya membawa jidan pergi dari panti asuhan, ia pikir mereka sudah memaafkan nya dan akan memberikan kasih sayang kepada dirinya, tapi lagi lagi Jidan harus mengubur jauh jauh impiannya. Om dan tantenya memperlakukan Jidan layak nya binatang, bahkan binatang pun tetap diberi elusan lembut sedangkan Jidan? bukan elusan ataupun kata kata manis, melainkan pukulan, cacian, dan makian yang menjadi makanan Jidan setiap harinya. Jidan pikir untuk apa ia hidup kalau hanya diperlakukan seperti binatang, takdir tak pernah bekerja sama dengannya, kebahagiaan tak pernah mendatanginya, lantas untuk apa lagi dia hidup? Tak mempunyai teman, keluarga, bahkan sahabat. Pernah terlintas dalam hati kecil Jidan, "apakah aku bunuh diri saja? " sia' ia hidup bukan. Hingga tanpa disangka' takdir memihak padanya, Entah sementara atau selamanya. Takdir mendatangkan 6 orang laki laki yang sangat peduli dengan Jidan, yang memberi tahu padanya arti kebahagiaan. Jidan bahagia, sangat bahagia. ~Disinilah kisah Jidan dan 6 sahabatnya dimulai. [06/01/2025] #in Nctdream ⚠️ Jangan plagiat! ⚠️ Cerita ini murni dari pemikiran author ⚠️ Jangan disangkut pautkan dengan kehidupan real life _🌱
Decoration of Seven Loves by moccamatha
14 parts Ongoing
[Kisah baru 7 cucu Eyang Suro. Bisa dibaca dengan ataupun tanpa mengikuti cerita Terpaksa Mengejar Surga.] Setiap manusia punya cara untuk memperindah kehidupannya. Dengan mengabadikan setiap momen bahagia, berbagi canda dengan orang-orang kesayangan, membuat pesta kecil-kecilan, berburu senja sendirian, atau menciptakan mozaik doa lewat potongan-potongan luka. Sama seperti kalian, tujuh pemuda dalam kisah ini juga sedang mencari banyak cara untuk terus aman di tengah gurauan dunia yang kadang terasa berlebihan. Memilih untuk kembali mengudarakan tawa bersama sebagai obat pertama. Meributkan hal-hal tak berarti daripada pening memikirkan masalah seorang diri. Serta sibuk mendebatkan perkara recehan alih-alih sok bijak untuk menyambut baik satu takdir Tuhan. "Not her, but the bananas are my first love. God, thank you for creating this fruit." - Adyatama W. Arsaji - "Balikin iket rambut gue atau nggak ada sarapan hari ini." - D. Akmal Kenjiro - "Panggil kebo lagi, gue patahin leher lo." - Alfito Danar A - "Koko uwes, abang uwes, si bocil yo uwes. Target gue hari ini siapa lagi, yo?" - Senandika S. Bentala - "Siapapun tolong kasih gue pinjem baju. Kasihani gue, plis." - Anandatapa M. Raya - "Ada yang liat kaca mata item gue nggak? Stok masker gue kemaren di mana? Atau topi deh, gue pinjem bentar." - Nicola D. Alviananda - "Gue kangen banget sama si cantik. Dia lagi ngapain, ya?" - Ghifari I. Alvary - Decoration of Seven Loves moccamatha, 2024 #1 daylife [03-07-24] #3 heartwarming [28-06-24] © Hak Cipta Dilindungi oleh Allah SWT
You may also like
Slide 1 of 10
𝐒𝐇𝐀𝐊𝐀𝐑𝐓𝐀 (REVISI ULANG) cover
SATU RAGA SERIBU LUKA | cover
NOMIN-MARKHYUCK | Est-ce que t m'aimes ? cover
Meikarta (END) cover
Will You Know (END) cover
Decoration of Seven Loves cover
Sandyakala | Haechan  cover
7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓ cover
Senja || Huang Renjun cover
Don't hate me || Jeno Jaemin [END] cover

𝐒𝐇𝐀𝐊𝐀𝐑𝐓𝐀 (REVISI ULANG)

10 parts Complete

❝ aku orang yang kuat, tapi kamu tau apa yang membuatku sangat sedih? ketika aku merasa ga berguna buat diriku sendiri dan orang lain ❞ -Shakarta Shaka itu anugerah, Tuhan tolong buat dia selalu bahagia. do not plagiarize other people's work‼️ Follow before reading🙌