LOVE IS DANGEROUS : DEBILITATING

LOVE IS DANGEROUS : DEBILITATING

  • WpView
    LECTURAS 88,789
  • WpVote
    Votos 1,326
  • WpPart
    Partes 67
WpMetadataReadConcluida mar, oct 22, 2024
"Kenapa kau ingin Lansonia, akan kau apakan dia?" "Akan kunikahkan dia dengan anakku." "Aku tidak akan sudi kalau anakku harus menikah dengan anak dari bajingan sepertimu!" ~~~~ Arsenka memperhatikan perempuan yang sudah resmi menjadi istrinya dengan tatapan yang tidak mengandung makna baik di dalamnya. Jemari tangan Arsenka menyentuh lembut leher Lansonia dengan sebuah tatapan yang intens membuat sang pemilik raga merasa ketakutan bercampur dengan sebuah amarah. Arsenka mendekatkan wajahnya ke wajah Lansonia yang semakin lama semakin mendekati leher Lansonia. Hembusan napas Arsenka begitu menggelitik bagi Lansonia dan membuat sebuah hawa panas terbangun menggeliat merasakan desiran napas yang mengusiknya. "Permainan akan dimulai." ~~~~ Is it true that Love Is Dangerous? Love Is Dangerous or Love Is Debilitating? Want to know everything, please read this story.
Todos los derechos reservados
#440
dangerous
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Serendipity
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • AZRAELLA
  • Derana Duka (lengkap)
  • The Mafia's Possession [ Mikazuki Arion x YN ]
  • Limerence : Redemption
  • Yang Pernah Patah

"Sayang sekali." "Terpaksa aku harus menghabisi mu dengan tanganku sendiri." Ujarnya sembari mengeluarkan pistol dari saku belakangnya. Pistol itu ia arahkan di kening Karina, senyuman tipis terbit di bibir tebalnya. "Kamu harus mati dan membawa anak sialan mu itu." "Karena sekarang kamu sudah tidak berguna bagiku." Suara kekehan dari Darren seakan membuat rasa sakit Karina semakin bertambah. Karina hanya diam dengan kedua manik yang semakin lama semakin sayu. Air mata terus mengalir dari pelupuk matanya dibarengi dengan penyesalan di setiap tetesannya. Tapi ia tahu, ini semua sudah terlambat. Semuanya sudah terjadi. Karina kembali terbatuk dengan diikuti darah yang keluar dari mulutnya. "Ka-kamu biadab!" '𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘸𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘬𝘩𝘭𝘶𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘰𝘴𝘢. 𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯, 𝘬𝘶𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘢. 𝘐𝘻𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯𝘺𝘢.' "It's time to say good bye." 𝘋𝘰𝘳𝘳

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido