Story cover for Separated|| Draco Malfoy  by ellifarcen
Separated|| Draco Malfoy
  • WpView
    Membaca 93
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 93
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Nov 11, 2021
I love him, he loves me too but we can't be together. katanya cinta tidak memandang apapun kan? Aku tau akan hal itu tapi kami tidak bisa bersama. Tuhan sudah memilihkan kami jalan yang baik untuk bersama.

"You know Draco, i love you."

"I love you too, Dipa."

"Bisakah kita bersama?"

"Tanyakan lah itu kepada Tuhan."


Gadis itu berbaring di rerumputan hijau. Helaan napas gusar terdengar darinya ketika memikirkan tentang cinta yang tidak memandang apa pun, tetapi tidak selamanya cinta itu harus bersama.

Dia berpikir apakah masih bisa bersama dengan Draco?

Apakah selamanya akan seperti ini atau hanya cuma sebentar?

Apakah Tuhan akan berpihak kepada mereka?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Separated|| Draco Malfoy ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#332dracomalfoy
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
CHOICE | ft. Hogwarts Student oleh lindAgath
24 bab Lengkap
"Aku ingin tahu seberapa gilanya seorang Malfoy menculik putri Woods. Aku yakin kau harus sangat gila untuk melakukannya, benarkan, Mr Malfoy?" Draco mendengus, berjalan dengan angkuh mengitari kursi tempat Callista Woods diikat. "Yah, sudah sangat gila sepertinya" "Well, katakan" Callista menaikkan alisnya "Segila apa dirimu, Draco Malfoy" Draco menyeringai lalu melepaskan ikatan pada tangan Callista. Ia menarik Callista mendekat "Sangat gila Cassy" Draco menjentikan jarinya dan dalam sekejap, ruangan gelap itu berubah menjadi sebuah tempat indah dengan danau dan bunga-bunga cantik disekitarnya. Wajah Callista berbinar, senyumnya mengembang saat melihat bagaimana dengan perlahan bunga-bunga kuncup itu bermekaran. "Cantik sekali" tangannya terulur untuk menyentuh bunga Poppy disebelahnya tapi Draco menariknya cepat. "Beberapa dari mereka beracun Callista, jangan sentuh apapun" Gadis itu mengangguk dan mendekat pada bibir ranum Draco yang digilai gadis-gadis Slytherin dan Ravenclaw. Dia menekannya dan menyesapnya lembut membuat Draco mendesis dalam tautan mereka. Tangan Draco merambat naik, menekan tubuh Callista padanya. Callista juga melakukan hal yang sama, mengusap rahang Draco lembut. Hingga akhirnya Callista melepaskannya sepihak. Dan mengecupnya pelan sekali lagi. "Jauhi Harry Cassy" Tangan Callista yang semula mengalung pada leher Draco, sekarang mulai bergerak nakal mengelus lehernya. Pelan dengan gerakan sensual. Lagi lagi membuat Draco mendesis. "Draco, kau sangat mengerikan. Mengambil tanda kegelapan dan bersekutu dengan Voldemort. Aku tahu kau sudah bisa menebak apa jawabanku, Draco" Draco menundukan wajahnya. Menyatukan hidung mereka dan menggeseknya lembut. "Yah, sepertinya" ©opyright Linda Agust 2021 Disclaimer: Cerita ini aku ngambil latar dan beberapa tokoh dalam serial Harry Potter milik J.K Rowlings. Tapi ada beberapa hal yang bakal datang dari aku karena aku tidak terlalu paham dengan mantra dan keluarga penyihirnya. Terimkasi
𝐀𝐫𝐭 𝐁𝐞𝐧𝐞𝐚𝐭𝐡 𝐒𝐭𝐚𝐫𝐥𝐢𝐠𝐡𝐭 - A Draco Malfoy Fanfic oleh Ivy_Lyluv
23 bab Bersambung
𝘿𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙨𝙪𝙣𝙮𝙞 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙖𝙗𝙪𝙧 𝙗𝙞𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜, 𝙩𝙖𝙠𝙙𝙞𝙧 𝙢𝙚𝙢𝙥𝙚𝙧𝙩𝙚𝙢𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙪𝙖 𝙟𝙞𝙬𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙗𝙚𝙙𝙖. - - - - - ☆ Di balik jubah hijau perak, Airi adalah anomali di Slytherin: seorang muggle-born yang terasing. Malam demi malam, ia menemukan pelarian di Menara Astronomi, mencoba memahami dirinya dan sekitarnya, ia melukis di bawah langit berbintang yang menjadi satu-satunya saksi kesepiannya. Namun, ketika langkah Draco Malfoy bersinggungan dengan tatapan Airi yang penuh luka, batas antara musuh dan sekutu mulai kabur. Rahasia terungkap, dan di antara lukisan malam, sesuatu tumbuh-pelan, 𝘳𝘢𝘱𝘶𝘩, tapi 𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢. Apakah langit malam akan menjadi saksi tumbuhnya harapan di antara dua jiwa yang seharusnya tak bersentuhan? Atau justru menjadi pengingat bahwa bintang pun 𝘵𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 bersinar untuk semua orang? ⏤⏤⏤⏤⏤⏤⏤⏤ Bukan hanya kisah tentang dua jiwa yang berbeda bertemu, tapi tentang bagaimana seseorang perlahan berdamai dengan 𝘭𝘶𝘬𝘢, belajar memaafkan 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘭𝘢𝘭𝘶, dan menemukan kembali dirinya sendiri di tengah dunia yang tak selalu ramah. - - - - - ☆ 𝐊𝐚𝐫𝐚𝐤𝐭𝐞𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐇𝐚𝐫𝐫𝐲 𝐏𝐨𝐭𝐭𝐞𝐫 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤 𝐉.𝐊. 𝐑𝐨𝐰𝐥𝐢𝐧𝐠. 𝐊𝐚𝐫𝐚𝐤𝐭𝐞𝐫 𝐨𝐫𝐢𝐬𝐢𝐧𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐚𝐥𝐮𝐫 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐢𝐧𝐢 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥 𝐢𝐦𝐚𝐣𝐢𝐧𝐚𝐬𝐢 𝐩𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
CHOICE | ft. Hogwarts Student cover
Unsirable (Draco Malfoy) cover
Belongs To Malfoy cover
IT'S YOU. cover
[END] Dramione-The Other Side of Malfoy cover
Accident of Fate | Druna | END✔ cover
𝐀𝐫𝐭 𝐁𝐞𝐧𝐞𝐚𝐭𝐡 𝐒𝐭𝐚𝐫𝐥𝐢𝐠𝐡𝐭 - A Draco Malfoy Fanfic cover
I LOVE LOVEGOOD cover
Love Or Hate (Dramione) cover
My Lovely Hufflepuff  cover

CHOICE | ft. Hogwarts Student

24 bab Lengkap

"Aku ingin tahu seberapa gilanya seorang Malfoy menculik putri Woods. Aku yakin kau harus sangat gila untuk melakukannya, benarkan, Mr Malfoy?" Draco mendengus, berjalan dengan angkuh mengitari kursi tempat Callista Woods diikat. "Yah, sudah sangat gila sepertinya" "Well, katakan" Callista menaikkan alisnya "Segila apa dirimu, Draco Malfoy" Draco menyeringai lalu melepaskan ikatan pada tangan Callista. Ia menarik Callista mendekat "Sangat gila Cassy" Draco menjentikan jarinya dan dalam sekejap, ruangan gelap itu berubah menjadi sebuah tempat indah dengan danau dan bunga-bunga cantik disekitarnya. Wajah Callista berbinar, senyumnya mengembang saat melihat bagaimana dengan perlahan bunga-bunga kuncup itu bermekaran. "Cantik sekali" tangannya terulur untuk menyentuh bunga Poppy disebelahnya tapi Draco menariknya cepat. "Beberapa dari mereka beracun Callista, jangan sentuh apapun" Gadis itu mengangguk dan mendekat pada bibir ranum Draco yang digilai gadis-gadis Slytherin dan Ravenclaw. Dia menekannya dan menyesapnya lembut membuat Draco mendesis dalam tautan mereka. Tangan Draco merambat naik, menekan tubuh Callista padanya. Callista juga melakukan hal yang sama, mengusap rahang Draco lembut. Hingga akhirnya Callista melepaskannya sepihak. Dan mengecupnya pelan sekali lagi. "Jauhi Harry Cassy" Tangan Callista yang semula mengalung pada leher Draco, sekarang mulai bergerak nakal mengelus lehernya. Pelan dengan gerakan sensual. Lagi lagi membuat Draco mendesis. "Draco, kau sangat mengerikan. Mengambil tanda kegelapan dan bersekutu dengan Voldemort. Aku tahu kau sudah bisa menebak apa jawabanku, Draco" Draco menundukan wajahnya. Menyatukan hidung mereka dan menggeseknya lembut. "Yah, sepertinya" ©opyright Linda Agust 2021 Disclaimer: Cerita ini aku ngambil latar dan beberapa tokoh dalam serial Harry Potter milik J.K Rowlings. Tapi ada beberapa hal yang bakal datang dari aku karena aku tidak terlalu paham dengan mantra dan keluarga penyihirnya. Terimkasi