Final Destination

Final Destination

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 29, 2022
"Tapi Satria! Logika nya--" "Stop Kei!! Logika logika logika Mulu yang ada di otak Lo. Gak semuanya harus Lo pikir pake logika." Bentak Satria memotong ucapan Keisya. Satria menunjuk ke arah posisi hati gadis di depannya. "Tuhan nyiptain hati ini buat di dengerin juga. Logika sama hati Lo harus sinkron, biar Lo bisa berpikir dengan waras." Jelas Satria dengan penekanan di setiap katanya. Keisya kini mematung tidak dapat berkutik. Ia berpikir, apakah salah jika ia berpikir dengan logika nya. Logika itu penting bukan? Tanpa logika seseorang bisa dibodohi, seperti yang pernah ia alami. Ia kembali menatap lelaki di hadapannya, lelaki tersebut sedari tadi memberikan tatapan yang sangat menakutkan. Keisya tidak pernah melihat Satria se marah ini sebelum nya. "Salah gue dan logika apa Sat?" Tanya Keisya masih tidak terima bahwa ia memang bersalah. Satria menghembuskan nafas kasar, ia menatap dingin wanita itu. "Lo tanya salah Lo apa? Lo Sadar gak akibat dari pemikiran logika Lo udah bikin--" Bikin apa nihh? Apa yang dilakukan keisya dengan logika nya? Apa yang salah dengan seorang gadis yang selalu mengutamakan logika? Apa berpikir dengan logika itu salah? Keisya hanya tidak mau menjadi gadis bodoh yang melakukan sesuatu diluar logika hanya karena embel-embel CINTA. Bagaimana kelanjutan dari ceritanya? Jangan lupa mampir di cerita ini dan tinggal kan jejak dengan cara vote. thank you!!
All Rights Reserved
#146
rey
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Cuaca
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • AETERNA  | Selesai✓
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • THE UNYIELDING  [END]

rumah yang tadinya harmonis, berubah 180° hanya dalam satu malam,dan di sini lah kehancuran di mulai Entah siapa yang salah di sini,dan siapa yang tersakiti disini, semuanya merasakan sakit yang sama,namun mereka lebih memilih bertahan karena alasan masing masing. "Kita ga boleh benci sama orang yang udah hancurin hidup kita,kita juga ga boleh balas dendam sama orang yang merenggut kebahagiaan kita,semuanya sudah di atur dan tuhan tau mana yang lebih baik"-indah lexia cahya • • • • • • "Kita ga boleh benci sama dia kak,yang salah bundanya bukan dia" ucap indah mengusap lembut rambut panjang putrinya *kalau ga paham deskripsi nya mending langsung baca aja* ⚠️Wajib vote dan komen!!! •sebelum baca ikuti akun ku dulu biar ga ketinggalan info cerita kedua aku,semoga banyak yang suka ya..

More details
WpActionLinkContent Guidelines