Mr. Titan

Mr. Titan

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalau ngga bisa milikin di dunia nyata, setidaknya aku bisa memiliki mu di dalam cerita." ~Mr. Titan~ Aku jatuh hati pada ia yang memiliki tubuh tinggi. Mata elangnya yang menatap tajam. Bibir tipisnya yang berbicara dengan tegas. Senyum khasnya yang mampu membuat siapapun terpikat. Singkat saja aku mendeskripsikan tentangnya, takut kalian akan terpikat juga olehnya. "Tinggi banget ni orang," ujar Olin sambil terus melihat cowo itu. "Udah punya pacar belum ya? Kayaknya udah deh," ucapnya tanpa sadar.
All Rights Reserved
#25
volly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misi Kalisa (End)
  • Wrong Dream
  • DIKSA ADYTAMA  [SUDAH TERBIT DAN LENGKAP]
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Semu [Completed]
  • MOZILA [TERBIT]
  • ALVANSA [Completed]
  • Daniel
  • My Naughty Husband [End]

"Ngapain lo!" Suara seseorang menyadarkanku, membuatku berbalik lalu menatapnya intens. Cowok belagu lagi. "Menurut lo, gue ngapain disini?" Ucapku setelah satu detik mencoba setenang mungkin. Dia menatap langit langit perpustakaan. Lalu menatapku kembali. "Lo ngadem kan," ucapnya dingin. Dia bukan bertanya, lebih tepatnya nuduh. "Sotoy banget lo!" Ucapku ketus tapi masih kategori pelan. "Aneh aja. Cewek kaya lo meluangkan waktu di perpus, apalagi sekarang nyari buku di rak matematika," ucapnya datar. "Emang kenapa?" Sahutku mulai kebawa emosi. Dia tersenyum miring. "Nggak pantes!" Ucapnya sambil mengeja. Lalu meninggalkanku dengan tersenyum devil. "Kenzo," panggilku berhasil membuatnya menoleh. Risih banget pertama kali manggil namanya. "Keren doang ya muka lo, tapi mulut lo busuk!" Mampus lo! Sakit hati sakit hati lo. Bodo amat dah. "Jadi gue keren?" "What?" Aku shock mendengarnya. "Thanks ya," ucapnya tersenyum sekilas sebelum benar benar meninggalkanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines