(Bukan) Teman Tidur

(Bukan) Teman Tidur

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 28, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah kehidupan Andrea, biasa dipanggil Rea, tidak seindah rupa wajahnya. Gadis cantik yang berani untuk tinggal di kota besar. Tujuan? Dia ingin membantu keluarganya. Perkenomiannya dan keluarga bisa di bilang jauh dari kata baik. Namun, berbeda dengan kehidupan seorang laki-laki tampan yang bisa dia bilang (luar) biasa. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada dirinya ketika umur nya menginjak angka 25 tahun. Suatu hal yang menurut dia dan keluarga tidak wajar mengganggu kehidupannya yang dulu normal. Felix harus mencari pengganti dalam menuntaskan permasalahannya. Bahaya jika dia terus melakukan 'itu' sendiri alias solo. Pertemuan Felix dan Rea berhasil membuat sebuah keputusan yakni pernikahan. Akan tetapi, Rea tidak tahu alasan sebenarnya dibalik kehidupan rumah tangga yang akan dijalaninya.
All Rights Reserved
#2
suamistri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Emotion Love
  • I Found A Stranger In My House [TAMAT]
  • DPD (Tamat)
  • Be My Lady [ END ]
  • JUST ONE BELIEVE (complete)
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • Dunia Milik Sang Posesif [END]

"Apa yang kau lakukan Anye?" Tanya orang itu dengan angkuhnya. Anye. Gadis itu tidak bergeming di tempatnya. Pandangannya buram. Bukan ini yang ia pikirkan. Apa begini cara memperlakukannya setelah ia mengatakan mencintai laki-laki itu. Bukankah ini terlalu kejam. "Apa yang kau lakukan Anye?" Laki-laki itu mendekat. Menarik lengannya hingga Anye tersentak mendekat ke arahnya. "Apa kau berpikir jika semua kebaikanku berarti aku mencintaimu?" Lanjutnya kejam. "Aku..." Anye kehabisan kata-katanya. "Kau bilang.. bukan..." "Katakan yang jelas Anye. Aku tidak mendengarmu." Bisiknya tepat ditelinga gadis itu. Menahan suaranya agar tidak mengerang. Anye, gadis itu terdiam. Membiarkan nafas laki-laki itu menggelitiki telinga sampai ke lehernya. "Apa kau tidak pernah sekalipun menyukaiku?" Tanya Anye tertahan. Hardin tersenyum miring. "Pernah. Tentu aku menyukaimu Anye." Sesaat dada Anye terasa sedikit lega sebelum akhirnya laki-laki itu melanjutkan kata-katanya. "Kau baik. Aku menyukaimu sebagai teman yang mau berbagi keintiman denganku. Seperti ini....... Next to the story→ #1 adult 27/1/22 #1 mature 27/1/22 #5 romance 6/2/22

More details
WpActionLinkContent Guidelines