Letters

Letters

  • WpView
    Reads 536
  • WpVote
    Votes 282
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 8, 2025
‼️Disclaimer ‼️ Beberapa bagian dari cerita ini telah dihapus atau disunting untuk kepentingan penerbitan. Cerita ini juga tidak sepenuhnya berdasarkan kisah nyata penulis, hanya sebagian kecil yang terinspirasi dari pengalaman pribadi. Harap bijak dalam membaca dan berkomentar. Terima kasih atas pengertiannya 💌 ___ Mereka tidak pernah benar-benar hadir di waktu yang tepat, namun selalu datang seolah itulah waktunya. Dan surat-surat itu... yang tak pernah dikirim, tak pernah berniat untuk dibalas... menyimpan jejak rasa yang tak sempat diucapkan. Ini bukan tentang siapa yang paling kuat bertahan, atau siapa yang akhirnya menyerah. Ini tentang dua jiwa yang pernah saling singgah, lalu perlahan melangkah lagi... sambil tetap membawa yang tak sempat selesai. Karena tidak semua yang dituliskan... ditakdirkan untuk sampai, atau mungkin... tertunda.
All Rights Reserved
#17
aurelia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NARARYA || END✔️
  • Ikhlas dan Bahagia
  • 365 Lembar [END]
  • Deva Dan Adeya
  • their story
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • The true life of Tara!
  • cewe tengil kesayangan ketos

"Genan semesta itu jahat untuk orang seperti kita, mereka tidak bisa memberikan kita rasa baik baik saja, semesta terlalu jahat untuk kita yang menganggap semua orang baik genan" "Tapi gue tetep bersyukur karena semesta mengizinkan lo untuk di samping gue sampai detik ini nara, gue nggak bisa benci semesta karena udah ciptain lo di kehidupan gue"

More details
WpActionLinkContent Guidelines