Duke, Please Stop Because it Hurts

Duke, Please Stop Because it Hurts

  • WpView
    LECTURAS 26,030
  • WpVote
    Votos 1,586
  • WpPart
    Partes 90
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, dic 18, 2021
Molitia Clemence lahir sakit-sakitan. Dia lupa menutupi dirinya dengan selimut dan masuk angin. Dia bangun di sebelah suaminya setelah 10 hari hanya karena sedikit flu. Molitia nyaris tidak bertahan di antara benang tipis hidup dan mati. Ketika dia membuka matanya, dia menyadari bahwa suaminya entah bagaimana bertingkah berbeda dari biasanya...?! *** "Sudahkah kamu makan?" (Suami) "Ya." (Molita) "Ini perut orang yang makan?" (Suami) Dia mengerutkan kening saat dia membelai perut bagian bawahnya yang rata. Dia memegang pergelangan tangannya dengan hati-hati, seolah-olah itu akan patah. Suaranya meninggi. "Kenapa pergelangan tanganmu sangat tipis? Apakah kamu manusia? " (Suami) "Itu ..." (Molitia) "Kepala pelayan!" (Suami) Kepala pelayan bergegas ke suaranya yang marah, gelisah dengan pergelangan tangannya. "Ambilkan aku makanan untuk istriku. Sesuatu yang akan membantunya tetap sehat. membuatnya baik-baik saja." (Suami) Mulut Molitia terbuka mendengar kata-kata suaminya, tetapi tidak ada suara yang keluar. "Aku baru saja makan?"
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Fall
  • Adored You
  • Between Fire & Affection (TAMAT)
  • BAGAIMANA MALAM INI? KAMU SUKA? [END]
  • [END] When the Stars are Tired
  • I Am Drugs [Completed]
  • Married For Stimulate
  • Master Hong's Lucky Bride
Fall

"Caitlin, kau harus segera menikah dengan Mikha." Air mata cait perlahan turun membasahi lensa indah juga pipi ranumnya. Menyedihkan. "Cait dengar dad." Tangan robert mengusap dagu cait. Menyeka liquid bening yang sarat akan kebahagian di pipi porselen gadis itu. Cait mengatur pelan nafasnya. Senggukan kecil terdengar dari bibirnya yang ranum. "Ini benar-benar sudah saat nya kami mengatakan semua padamu." robert menghela nafas panjang kemudian menatap satu persatu anggota yang ada di meja makan layaknya mengabsen. "Cait. Aku dan lans memang benar kakak beradik. Kami bukan manusia pada umumnya. Kami-" ucap robert menggantung membuat cait menatap lebih dalam mata ayahnya itu. "Vampire." p.s: touch the star won't hurt ur thumbs dear 😜✌🏻 Copyright © 2015 by chatarinanindy

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido