"Jika aku tidak bertemu kamu, akan jadi seperti apa hidupku saat ini?" -Binar-
"Kamu gadis pertama yang membuatku rela melakukan apapun demi untuk melindungi, dan membuatmu tersenyum. Menghapus semburat muram yang sering kamu sembunyikan dibalik senyum ceriamu." -Abichandra-
"Ku rasa, Tuhan tidak pernah berbaik hati padaku, sampai ketika Ia memertemukanku denganmu. Membawa sinar yang sesungguhnya ke dalam hidupku." -Galih-
****
Binar Cahaya ialah sebuah nama milik gadis yang memiliki banyak warna kehidupan. Dari yang terasa pahit, hingga manis, dia lewati dengan banyak kekuatan.
Menjadi murid berseragam putih abu-abu, membuat Binar mengenal seorang Abichandra Pranawa, laki-laki berambut gondrong, yang tinggi, dingin dan pelit bicara itu, mampu membuat Binar merasa memiliki teman pada akhirnya. Bisa dibilang masa SMA Binar di isi penuh dengan Abi yang selalu berusaha ada untuknya, yang pada akhirnya Binar pun merasa Tuhan baik padanya.
Namun, Galih pun datang ke kehidupan Binar, memberi banyak hal baru yang belum pernah gadis itu rasakan.
****
Tuhan memang selalu punya jalan ceritanya sendiri. Selalu memiliki cara untuk setiap kehidupan makhluknya.
Mampukah dua sahabat ini selalu bergandengan tangan disetiap keadaan?
November 2021
Tentang memendam rasa suka dan hubungan toksik.
***
Warning 18+
***
Ivory adalah perumpamaan dari sinar yang memilaukan. Semua anak SMA Cahaya Bangsa tahu adanya dirinya namun karena kilau sinar yang ia pancarkan, mata orang-orang tak bisa melihat wujudnya.
Ivory bukan nama aslinya. Arti Ivory adalah putih. Ia menggunakan nama itu berharap warna hidupnya bisa lebih indah dan terang di tengah kesepian yang memeluknya.
Suatu hari, Ivory bertemu dengan lawannya-Hitam legam. Hitam itu mengajarkannya warna lain dari kehidupan. Karena putih rentan dengan noda dan hitam mampu menghilangkan noda. Putih dan Hitam.
Namun, ada lagi Hitam lain yang lebih tajam. Hitam Pekat. Dia pandai memasang topeng menjadi terlihat abu-abu warnanya. Dia membatasi ruang gerak kedua Putih Hitam yang mulanya bersama. Dan Semesta juga tahu caranya mempermainkan spektrum warna mereka.
Written by Rifadwi