With Triple A

With Triple A

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Semua orang pernah berada di fase sering insecure. Entan itu karena sering di-bully atau dibanding-bandingkan dengan anggota keluarganya sendiri bahkan orang lain. Hal itu pun di rasakan oleh Nadira. Kecantikan itu seperti mata dunia. Tak cantik artinya tak dihargai, para pem-bully pun gencar menghancurkan mental. Karenanya pun orang-orang berbondong-bondong ingin menjadi cantik begitu pun Nadiralia Atmaja Sastrawidaya, dia sampai terjebak dengan perselisihan tiga lelaki berinisial A. Apakah Nadira berhasil mengejar ambisinya?
All Rights Reserved
#232
nadira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikah Dengan Mantan? (END)
  • An Art Gallery [END]
  • Kamu
  • Agga? Sucks! (SELESAI)
  • I'm Always Be Yours (END)
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • Love one get 2
  • Baby Boy (FreenBecky)_K.4 END

Seorang pria berpakaian jas rapi, Zavareska Putra Andrian (Zavar), duduk di kursi kerjanya. Tatapannya tertuju pada foto seorang wanita cantik di atas mejanya. Foto itu menunjukkan Aglea Anindya Permata Putri (Anin), wanita yang tak henti dia cintai. Zavar mengusap air matanya yang tiba-tiba jatuh. "Anin, aku harap kita bisa bertemu lagi. Aku akan menebus kesalahanku. Kumohon kembalilah padaku," gumamnya lirih. Tiba-tiba, ketukan di pintu mengalihkan perhatiannya. "Silakan masuk," ucapnya. Pintu terbuka, dan seorang wanita dengan pakaian rapi berdiri di ambang pintu. "Selamat pagi, Pak. Saya Aglea Anindya Permata Putri. Saya diutus oleh Papa saya, Bayu Bramasta, untuk menemui Bapak," ucapnya dengan suara yang gemetar. Jantung Zavar berdetak kencang. Mungkinkah ini Anin? Ia segera berbalik dan menatap wanita itu. Benar saja, itu Anin! Zavar tersenyum bahagia, namun Anin tampak terkejut dan ketakutan. "Anin, ini kamu?" tanya Zavar sambil berjalan mendekatinya. Anin mundur beberapa langkah. Matanya berkaca-kaca, penuh kebencian dan kesedihan. "Maafkan kesalahanku, Nin," Zavar memohon. Anin menggelengkan kepalanya. "Aku tidak bisa memaafkanmu," ucapnya pelan. Ternyata, Anin tidak mengetahui bahwa Zavar adalah pria yang dijodohkan oleh ayahnya. Anin merasa dikhianati dan kecewa. Ia pun berlari keluar ruangan, meninggalkan Zavar yang terluka dan penuh penyesalan. Zavar terduduk di kursinya, hatinya terasa hancur. "Apakah aku tidak pantas mendapatkan kebahagiaan?" tanyanya pada diri sendiri. Aglea Anindya Permata Putri adalah cinta pertama dan terakhirnya. Ia tak tahu apakah dia akan pernah bisa mendapatkan cintanya kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines