50 Day Vanilla

50 Day Vanilla

  • WpView
    Reads 368
  • WpVote
    Votes 262
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 10, 2022
Hai! Cerita ini menceritakan tentang sepasang kekasih yang masih SMA dengan sikap yang sedikit bertolak belakang, dan rahasia besar yang di sembunyikan oleh vanila dari aldi Apakah hubungan itu bisa abadi atau hanya semata dan bisa berpisah dengan cara menyenangkan atau menyedihkan, tapi tidak akan ada namanya perpisahan itu menyenangkan. Itu adalah pertanyaan dan jwaban yang selalu muncul di benak vanilla dia membayangkan apa akhir dari hubungan dia dan Aldi. Dan juga penyakit vanilla yang membuat Aldi semakin tak mau meninggalkan vanilla tetapi di sisi lain keluarganya telah menjodohkan dia dengan Alda karena pasal uang, martabat dan utang. Vanilla tersenyum dengan tangan di kepal dengan kuat, berusaha agar air matanya tak turun. "Gue mau kita putus!" Cetus Aldi. Vanilla tersenyum. "Cuman karena aku penyakitan?" "Ia" Aldi sama seperti vanilla menahan rasa sesak di dada saat mengatakan itu. "By aku mohon cuman lima pulub hari saja, vanilla cuman Mita lima puluh hari buat pacaran sama kamu," jelas vanilla sedikit terisak. Aldi memalingkan pandanganya tak mau menatap mata vanilla. "By aku mohon." Vanilla yang tadi menahan air mata itu kini tak bis lagi. Pipi yang mulus itu telah basah oleh air mata. "Oky gue mau!" Aldi menoleh ke belkang dan menarik Alda. "Tapi kamu jangan pernah merasa marah atau apalah Karen gue sekarang gak mau pacaran dengan lu, tapi karena lu maksa jadi gue mau. Dan satu lagi jangan marah kalau gue dekat sama Alda" jelas Aldi sambil mengandeng tangan Alda. Vanilla tak menyangka dengan yang di katakan Aldi. Sesak di dadanya semakin menjadi kini vanilla hanya bisa mencekram dadanya sekuat mungkin. Dan itulah yang dia ingat, karena sesak itu vanilla kehilangan ke sadaranya dan samar samar mendengar Aldi memanggil nama dia. Vanilla tersenyum "pasti ini mimipi" gumamnya dan sepenuhnya pingsan.
All Rights Reserved
#109
vanilla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • K I N G [Completed]
  • AIRen
  • ALVANSA [Completed]
  • Farel Dan Bella
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Stay (Away)
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Aksara Lingga

Kecelakan yg menimpah valen membuat dia lupa dengan ayya temen masa kecil nya . " sekarang gw tau siapa gw " kata valen yg ingat semua nya " ayya maaf in gw " kata valen yg menyesal atas apa yg dia lakukan .valen pun mangambil ponsel nya dan ingin mengabari ayya bahwa dia sudah tau semuanya . Tapi hasil nya nihil ayya tak menjawab telpon dari nya " gw harus ketemu sama ayya " kata batin valen. Valen pun ingin pergih menemui ayya tetapi sesaat membuka pintu ada gio dan erlan yg berdiri di depan pintu kamar rawat valen . " val, lo mau ke mana " tanya erlan " gw ada kabar gembira buat kalian , tapi gw harus kasih tau ayya dulu baru kalian " kata valen yg tersenyum pada sahabat nya . " val , lo masih belum sembuh " kata gio " apa sih gio biasa nya lo yg paling semangat kalau gw mau ketemu ayya " kata valen " tapi ayya " kata gio yg tak di lanjut kan " gw tau dia marah kan sama gw , tenang aja gw bakal kasih hadiah kesukaan nya " kata valen yg mulai berjalan meninggal kan sahabat nya . " val, ayya udah gk ada " teriak gio dan langsung menunduk . Seketika langkah valen berhenti . " apa maksud lo " kata valen yg mulai mencengkram jaket gio " ayya udah gk ada val " kata erlan sekali lagi " kalian pasti bohong " kata valen yg mulai tertunduk lemas . Hai guys mau tau cerita mereka lihat terus yaaa . 😁😁

More details
WpActionLinkContent Guidelines