Life Clown

Life Clown

  • WpView
    Leituras 44
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, nov 16, 2021
"Kita sama-sama badut kehidupan. Lo dengan kehidupan Lo dan gue sama luka gue" __________ Bertetangga? sayangnya mereka bukan teman dekat melainkan musuh sengit. Re dengan sikap batunya dan Teresa dengan sikap cerewetnya. Meskipun tetangga, kehidupan mereka tak jauh dari kata baik-baik saja. Menjadi badut dalam kehidupannya masing-masing. Dan dengan luka masing-masing. Re dengan luka masa lalunya. Dan Teresa yang memilih bertahan dalam luka barunya. Keduanya sama-sama terluka. Sama-sama lelah. Hanya saja ego yang diciptakan seolah menjadi benteng privasi yang kuat. _________ "Re kita terlalu lama pakai topeng. Terlalu nyaman sampai kita gak tau gimana cara melepasnya" _________ Sayangnya kali ini kata 'Maaf' sudah tidak berarti lagi. _ •Mari belajar mencintai diri sendiri ✨ °masih cerita baru~
Todos os Direitos Reservados
#779
maaf
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Paradise
  • THIS IS ME, KEIRA [TAMAT]
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Nathalea
  • Bertumpu
  • Full Of Scratches
  • Sebuah Rasa
  • ARKALYA (END)
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo