Life Clown

Life Clown

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 16, 2021
"Kita sama-sama badut kehidupan. Lo dengan kehidupan Lo dan gue sama luka gue" __________ Bertetangga? sayangnya mereka bukan teman dekat melainkan musuh sengit. Re dengan sikap batunya dan Teresa dengan sikap cerewetnya. Meskipun tetangga, kehidupan mereka tak jauh dari kata baik-baik saja. Menjadi badut dalam kehidupannya masing-masing. Dan dengan luka masing-masing. Re dengan luka masa lalunya. Dan Teresa yang memilih bertahan dalam luka barunya. Keduanya sama-sama terluka. Sama-sama lelah. Hanya saja ego yang diciptakan seolah menjadi benteng privasi yang kuat. _________ "Re kita terlalu lama pakai topeng. Terlalu nyaman sampai kita gak tau gimana cara melepasnya" _________ Sayangnya kali ini kata 'Maaf' sudah tidak berarti lagi. _ •Mari belajar mencintai diri sendiri ✨ °masih cerita baru~
All Rights Reserved
#640
tetangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalea
  • Full Of Scratches
  • EPOCH
  • Breathe
  • Paradise
  • Gone(✔)🔚
  • Sejenak Luka
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

More details
WpActionLinkContent Guidelines