Aku Milikmu

Aku Milikmu

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 10, 2022
Seorang gadis cantik yang sedang duduk di pinggir pantai pada senja sore hari ini. Ia menatap matahari yang mulai terbenam.
All Rights Reserved
#655
egois
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Warna Langit (Blue Orangeade Sequel)
  • Bad girls & Ketos
  • Terpincut Brondong Tampan (Delchik) THE END✅
  • Spoiled little sister?
  • The Sunny Shine [GXG]
  • ANGELISTA
  • SKENARIO TUHAN
  • almost giving up?
  • TERLIHAT SEPERTI CULUN TAPI NYATANYA TIDAK
  • luka alaska

Lia memandang langitnya sore itu, tidak ada warna jingga atau semburat keorenan disana. Mataharinya redup dengan segumpalan awan abu-abu yang siap menumpahkan hujannya. Ia mempercepat langkahnya, berusaha secepat mungkin kembali ke rumah sebelum hujan turun dan sebelum air mata ikut membasahi pipinya. "itu kamu. Warna keorenan di sore hari. Artinya satu hari telah terlewati dan hari baru akan muncul lagi. Hari ini mungkin menyebalkan, tapi ketika kita diam sejenak dan lihat pendar keorenan itu kita tau bahwa ada hari esok yang akan menyongsong. Membawa harapan tentang hari yang lebih baik besok, dan itu kamu buatku," Tapi langit tak selalu menyajikan warna keorenan. Tak selalu jingga seperti kata-katanya 3 tahun silam. Samudra, langitmu hari ini warnanya kelabu. Dan matahari jingga itu enggan kembali padamu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines