Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Warga Timah

Warga Timah

  • WpView
    LECTURAS 28
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadConcluida mié, nov 30, 2022
WpInfo
No ficción
Sebuah desa indah di kaki gunung Ciantara membuatnya sangat digemari wisatawan. Desa itu berkembang sangat pesat. Namun di sisi lain ada hal yang menjadi kendala di desa itu. Pemimpin desa itu, yaitu pak Kades lalu membicarakan hal tersebut kepada dua pemuda, Hardi dan Ernando, dan akhirnya mendapatkan rencana bagus di kemudiannya. Warga setuju dengan solusi yang ada. Namun tidak semua warga. Hal ini menjadi kendala lain. Siapakah lagi yang tidak setuju?
Todos los derechos reservados
#409
desa
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • 𝐵𝒶𝓎𝒶𝓃𝑔 𝐿𝓊𝓇𝓊𝒽 𝒮𝑒𝓁𝒶𝓉𝒶𝓃
  • DESA TANPA SIANG
  • Tembang Sedap Malam
  • WULAN SEASON 2 : SUMUR PATI [Pageblug Di Desa Kedhung Jati 2]
  • Dermaga
  • Geng Lamongan [HIATUS]
  • KKN: Kutukan Kampung Neraka
  • Side Story of Folklore

🚫 PLEASE DO NOT PLAGIARISM!! Sebagai bagian dari tugas akhir kuliah, sekelompok mahasiswa dikirim ke Desa Kembang Arum, sebuah desa terpencil yang jarang terdengar namanya. Tujuan mereka sederhana: melakukan pengabdian masyarakat sembari mengumpulkan data penelitian. Desa itu terletak jauh dari keramaian, dikelilingi oleh hutan lebat dan jalan berbatu yang membuat perjalanan terasa tak berujung. Setibanya di sana, mereka disambut dengan senyuman warga yang ramah namun terasa dingin, seperti menyembunyikan sesuatu. Rumah yang disediakan untuk mereka sederhana, namun cukup nyaman. Namun, ada satu aturan yang berulang kali ditekankan oleh penduduk desa: jangan keluar rumah setelah gelap. Alasannya tidak dijelaskan, dan mereka hanya menganggapnya sebagai tradisi lokal yang harus dihormati. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Mereka mulai menjalankan tugas masing-masing, mengamati kebiasaan penduduk, dan mencoba beradaptasi dengan suasana desa yang tenang. Namun, semakin lama, mereka menyadari ada sesuatu yang tidak biasa di desa ini. Warga terlihat menghindari topik tertentu, sudut-sudut desa terasa terlalu sunyi, dan ada rasa tidak nyaman yang perlahan merayap di antara mereka. Di tengah rutinitas yang tampak normal, hubungan di antara kelompok itu mulai memanas. Ketegangan muncul, didorong oleh perbedaan pendapat, tekanan tugas, dan rahasia-rahasia pribadi yang mulai terungkap. Tanpa mereka sadari, perjalanan ke Desa Kembang Arum menjadi lebih dari sekadar tugas kampus. Desa ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar-sesuatu yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Apa sebenarnya yang tersembunyi di Desa Kembang Arum? Dan mengapa seolah-olah desa itu perlahan-lahan menelan mereka? seberapa jauhkan mereka mampu bertahan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido