Untuk, Everest

Untuk, Everest

  • WpView
    Membaca 1,253
  • WpVote
    Vote 132
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadLengkap Sel, Sep 27, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Prinsip nya tinggi seperti namanya, Everest. Berlatar belakang di sudut kota Seoul, kehidupan remaja Everest tak pernah semulus sesuai rencana. Menjalani hari tanpa orangtua, ia hanya tinggal di rumah dengan bangunan sederhana, sendirian. Dirinya tak pernah lelah mencari makna kehidupan, optimis dan percaya akan keberhasilan. Sampai titik dimana.. Kebahagiaan ku berada sekarang? Hingga takdir yang memberikan untaian cinta mempertemukan mereka untuk saling menyadari. Hidup hanya akan menciptakan kesedihan jika terus dipaksa. Biarkan yang nyata menjadi nyata, dan biarkan segala sesuatu mengalir dengan sendirinya.. Akankah kisah ini berakhir bahagia? Tulus, cerita ini kutulis Untuk, Everest.. Start : 07/12/2021 Finish : 27/09/2022 first idea date : 15 Nov 2021
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cahaya [COMPLETED]
  • AMANDANIEL [TERBIT]
  • I Promise - Haechan [TERBIT]
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • One Month Change
  • METANOIA (REVISI)
  • PRINCE ⨾ Speck of Happiness [✓]
  • Abbiella[On Going]
  • Snowy Miracle (✔) [PROSES PENERBITAN]
  • S T E V E

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan