Terkadang langit yang mendung, lebih baik. Di bandingkan cuaca cerah yang berawan. Begitu pun dengan segala aksara yang kembali mengulas, kepedihan sebagai panorama dalam menjalin ikatan yang mereka sebut cinta. Tanpa perduli apa itu regulasi dan tata kelola pada apa yang benar-benar di hadapi sebagai mahluk, demi bertahan hidup. Akankah cinta lebih berarti? Atau hanya sekedar dongeng, melengkapi perjalan dalam diksi perjuangan? Untuk HalimAll Rights Reserved