SinCos[JaeLe]

SinCos[JaeLe]

  • WpView
    Reads 4,977
  • WpVote
    Votes 567
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 3, 2025
Bagaimana jika dua sisi orang yang berkebalikan dipertemukan, apakah Cos akan percaya dengan hadirnya cinta setelah Sin?. "Aku tak pernah ingin dilahirkan untuk mencintaimu" Katanya dengan mata berkaca. "Maka hanya aku, cinta satu satunya milikmu" Seru Sin yang tak pernah lelah mendapatkan hati Cos. Apakah seseorang seperti Sin bisa menaklukkan ia yang dipenuhi rasa sesak, Cos? "Mungkin aku bisa, bersamamu." Sin aku tidak pernah seserius ini dengan seseorang jadi tolong jangan membuatku menunggu terlalu lama, dan bahkan jika langit memisahkan aku tak perduli akan apa pun. Cos kepercayaan terhadap cinta rasanya telah hilang bertahun lalu, sebuah hubungan nyatanya hanya kata yang menyakitkan, aku tak pernah menuntutmu menungguku menyuruhmu meluluhkan ku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALL YOU NEED IS LOVE | TAEJIN
  • AOW DEE🔆🔞♥ Give me Satisfaction♥🔞 {END}
  • (Feiyunxi) Meeting and Destiny [END]
  • Please, Stay With Me {Ending}
  • STILL IM SURE WE LOVE AGAIN
  • Ex Playboy (BL) ✓END
  • Hidden Love (BL)√END
  • Philia or Pragma..!?
  • Bad Boy/kth.
  • Secret Admirer

Apakah ingatan memang ada untuk dilupakan? "Kau takut apa? Takut merasakan perasaan seperti itu lagi? kan hanya kejadian yang sudah lewat. Mau kejadian besar atau kecil, yang penting adalah sudah berlalu. Kau pikir masuk akal kalau kau kehilangan saat ini hanya karena kejadian yang sudah berlalu?" "Kau tahu? Kau sangat tidak cocok dengan definisi anak yatim piatu yang kau berikan. Anak yatim piatu yang ada dalam pikiranmu adalah anak yang kesepian, pesimis, dan memiliki kehidupan yang berat, sementara kau hidup dengan sangat berkecukupan. Bahkan, kadang aku merasa kau tidak peduli walau kau adalah seorang anak yatim piatu. Oleh karena itu, aku tidak mengerti kenapa kau selalu berkata seperti itu. Kuharap kau tidak akan bersedih lagi saat mendengar kata anak yatim piatu. Sepertinya aku bisa menyukai anak yatim piatu itu. Aku merasa sedih dan kasihan padanya, sehingga aku jadi ingin memeluknya...."

More details
WpActionLinkContent Guidelines