20 bab Bersambung Alderino Zeyn Fernanda tumbuh di bawah bayang-bayang sang kakak, Alfian Gema Fernanda-anak kebanggaan keluarga yang sempurna dalam segala hal. Sejak kecil, Alderino selalu dibandingkan, selalu dinilai kurang, dan selalu ditekan untuk menjadi seperti Alfian. Nilai akademik, pencapaian, bahkan sikapnya harus mencerminkan standar yang telah ditetapkan orang tuanya. Namun, Alderino bukan Alfian.
Berbeda dengan kakaknya yang patuh dan berprestasi, Alderino adalah pemberontak. Ia lelah menjadi boneka keluarga yang harus tunduk pada aturan dan harapan yang bukan miliknya. Semakin keras orang tuanya menekan, semakin kuat keinginannya untuk melawan. Alderino mulai menunjukkan perlawanan-mengabaikan nilai sekolah, menolak ikut kegiatan yang diaturkan untuknya, dan akhirnya mengambil jalan hidupnya sendiri.
Namun, hidup di bawah tekanan bukanlah hal yang mudah. Setiap langkah pemberontakan Alderino justru membuatnya semakin jauh dari keluarganya. Konflik dengan orang tua semakin memuncak, dan di antara semua itu, Alfian tetap menjadi anak emas. Pertanyaannya, apakah Alderino akan terus melawan hingga benar-benar melepaskan diri, ataukah pada akhirnya ia akan menemukan cara untuk berdamai dengan semua ini?