DANDELION

DANDELION

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 9, 2022
Menceritakan segala sesuatu, tentang aturan dari sang Kakek dan Nenek, yang sudah tidak bisa dianggap wajar bagi penghuni rumah. Tentang bagaimana kejamnya persaingan dalam dunia bisnis, untuk menghancurkan pihak sang lawan. Dan, menceritakan seorang cucu yang selalu memberontak terhadap segala aturan keluarga yang sudah ditetapkan, selalu menjadi perusuh disetiap acara keluarga. "𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘪𝘵𝘶 𝘭𝘢𝘺𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢 𝘥𝘢𝘯𝘥𝘦𝘭𝘪𝘰𝘯 𝘥𝘦𝘬, 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢 𝘥𝘢𝘯𝘥𝘦𝘭𝘪𝘰𝘯 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘢𝘱𝘢? 𝘥𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘬𝘰𝘬𝘰𝘩 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘢 𝘥𝘪𝘵𝘪𝘶𝘱 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘢𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘬𝘦𝘯𝘤𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘥𝘢𝘳, 𝘭𝘢𝘺𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱. 𝘴𝘦𝘬𝘦𝘳𝘢𝘴 𝘢𝘱𝘢𝘱𝘶𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯, 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘳𝘢𝘱𝘶𝘩 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘥𝘪𝘩𝘢𝘯𝘵𝘢𝘮 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘣𝘶-𝘳𝘪𝘣𝘶 𝘮𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩" kalimat itu terus terngiang-ngiang dibenak seorang Sanzio Affandra Catra. Maaf jika ada kata yang tidak tepat dengan tanda baca dan typo. Selamat membaca, jangan lupa vote dan komen yya^^
All Rights Reserved
#196
tekanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • ALDERINO
  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • Dua Sisi
  • Istri Bocil Milik Sang CEO
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • DENNIES

Keluarga yang seharusnya saling percaya satu sama lain kini tidak lagi setelah rahasia sang ayah keluar dan membuat kedua kakak beradik ini salah paham. Mengenai kakak nya yang tak mendapat perlakuan adil, justru membuat Cesar kesal dan menganggap keluarga nya sekarang itu palsu. Dia ikut terlibat juga dalam peristiwa kecelakaan dua gadis kembar yang berujung tragis, peristiwa malang itu hanya di ketahui oleh Cakra seorang sang kakak dari Cesar. Terlibat dalam kematian saudara kembar nya Carlos? Tak memungkinkan bagi Cakra bisa mendapatkan satu pun kalimat maaf dari adik nya. Lebih dari belasan tahun Cakra telah menyembunyikan hal ini bahkan keluarga nya dari Cesar. Ketakutan terus menyelimuti, tidak memberitahu nya hanya karena takut jika Cesar akan menuduh yang tidak tidak. "Sebenarnya gue ga ada maksud buat bunuh saudara gue sendiri!." "Ya terus maksud lo gimana?! Siapa yang bunuh kak Carlos kalo bukan lo!." "Ayah! Kalo bukan karena ayah gue ga bakal nyembunyiin masalah segede ini!." "Lo egois, kak." Tidak membaik? Tentu saja, semenjak kejadian itu justru membuat hubungan kedua nya renggang bahkan sang ibu nekat mengakhiri hubungan nya dengan suami nya agar sang anak tidak merasakan kesedihan lagi atas perilaku yang di lakukan sang ayah. "Cara bunda salah." "Nak, bunda hanya ingin yang terbaik." ♪♪♪♪ Menatap langit langit mendung membuat cesar kembali ingat kepada foto yang telah dia temukan di lemari rahasia milik sang ayah yang selalu terkunci selama belasan tahun. Cesar hanya bisa menangis dan menangis saat mengetahui perilaku kejam sang ayah dan juga kakek neneknya kepada kakak nya sendiri. Sungguh ironis, keluarga apakah ini. Sehingga, pembalasan dendam pun telah mencapai puncak yang mengharuskan Cesar harus kehilangan nyawa nya untuk selama lama nya. "Kak, makasih ya?." ♪♪♪♪ "Keluarga palsu." ♪♪♪♪ "Lo penyebab kematian kembaran gue." "Maksud lo?."

More details
WpActionLinkContent Guidelines