Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
LOVE As Kiddy

LOVE As Kiddy

  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 23, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Thalia, menumpuk rasa dalam dada. Fathan, menumpuk rada dalam kepala. Keduanya saling mengumpulkan, memupuk tanpa mengutarakannya. Jauh untuk bisa merealisasikannya. Orang bilang, mereka ini harus banyak belajar, belajar jujur terhadap diri mereka sendiri. Belajar memahami, suatu ilmu tentang hati. Menyampingkan ego untuk bisa saling memiliki, menggunakan watak asli untuk saling melengkapi, bukan saling membenci. Dasar anak kecil.😏
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Because Of You
  • Promise
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • REYFAL
  • Takdir Kita Berbeda
  • ANTARA DOA DAN RASA

"Gue baru kali ini nemuin sesuatu yg paling berharga, bahkan dari berlian sekalipun. Ga ternilai harganya. Dia berarti segalanya di hidup gue dan seakan hidup gue itu udh pernah sempurna saat berada di dekatnya. Tapi semuanya sirna gtu aja. Setelah kejadian itu, org yg paling berharga di hidup gue, dia sepertinya ga ingat masa' indah yg pernah gue & dia lakuin bersama. Dia udh kehilangan gue & gue udh kehilangan dia. Jujur, hati gue sakit. Sakit banget. Kalian pasti tau gimana rasanya klo kita udh kehilangan sesuatu yg menurut kita itu berharga bgt. Gue ga mau ini semua. Gue ga bisa terus menerus liat dia ada di samping cewe yg ga pantes buat dapetin hati dia. Jika Tuhan ngasih gue 1 permintaan, gue bakal minta mesin waktu. Buat apa? Biar gue bisa terus ada bersamanya, di sampingnya, di depannya setiap saat. Tapi gue tau itu semua rasanya mustahil bgt. Gue cuma berharap klo gue bisa ketemu dia lagi, sama seperti saat kita bertemu dulu." - Thalia - 20 Juli 2016

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan