Jodohku, Kamu! [SELESAI]

Jodohku, Kamu! [SELESAI]

  • WpView
    OKUNANLAR 158,187
  • WpVote
    Oylar 8,050
  • WpPart
    Bölümler 50
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Cum, Nis 5, 2024
Terkadang hidup tak seperti apa yang kita bayangkan. Boleh jadi hari ini sesuai dengan rencana kita, namun besok yang terjadi diluar nalar kita. Jodoh, rezeki, maut, sudah tergariskan sedemikian rupa. Hanya saja, mampukah kita menjalaninya dengan ikhlas? ~Ayudia Himami~ Rank #1 - perguruantinggi #1 - manajemen #1 - tahfidz #1 - spiritual
Tüm hakları saklıdır
#3
perguruantinggi
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Ketika Janji Bertemu Takdir [TERBIT]
  • Secretly Yours
  • Seberkas Jejak Santri (TAMAT)
  • He Is mine (END, Segera Terbit)
  • Istri Yang Dirahasiakan
  • Takdir Yang Tertunda
  • Aurakham (Aurora & Arkham) [End]
  • Biarlah Takdir Yang Menentukan (Tamat )
  • Ku Pilih Jalur Langit

Zanira Aizha Najiha, seorang mahasiswi fakultas sastra Indonesia semester akhir, yang saat ini sedang disibukkan oleh tugas akhir yaitu skripsi. Pernah merasakan pahitnya cinta semu sehingga ia menutup pintu hatinya. Ia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan menerima cinta siapapun kecuali yang datang dengan kesungguhan dan niat yang jelas. Baginya, cinta bukan mainan, bukan sekadar kata yang manis di bibir. Namun, hidup punya cara sendiri untuk menguji janji. Tak lama sejak ia berjanji menutup pintu hatinya, seseorang datang di kehidupan Zanira. Sosok tegas, dingin tapi karismatik yang tak asing baginya. Zayyan Haaziq El-Hidayah. Ustadz muda yang dulu pernah mengajar di pondok pesantren saat ia masih duduk di bangku putih abu-abu. Ustadz Zayyan dikenal sebagai sosok yang dingin dan tegas namun dikagumi para santriwati karena hafalannya juga suaranya yang merdu ketika melantunkan ayat suci. Bahkan Zanira adalah salah satu dari santriwati yang dimaksud itu, sebelum akhirnya rasa kagum Zanira pada Ustadz Zayyan berubah menjadi rasa kesal. Bukan tanpa sebab, Zanira kesal karena Ustadz Zayyan terlalu cuek lebih tepatnya judes bahkan galak dan sering melempar tatapan tajam. Apakah janji yang dibuat Zanira akan tetap ia genggam? Ataukah Ustadz Zayyan adalah takdir bagi Zanira?

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi