Gini Lho

Gini Lho

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Nada lagi bahagia banget." ucap Nada tersenyum manis. "Selain pinter ekting lo juga pinter boong." ujar Irfan dingin. "Nada g boong,ferlan aja tadi bilang Nada mukanya lagi berseri seri gitu bak bidadari" jelas Nada menatap Irfan ceria "Dih,bak mak lampir. Kalo sedih y sedih. Ga usah ekting depan gua. Ekting lo jelek. Klo gua jadi sutradaranya lo udah gua pecat." tukas Irfan datar. "Hehe sadis amat,kak Irfan tau kan kalo kak Mel bangun dari koma?" tanya Nada menatap Irfan. "Hm." jawab Irfan dengan dehaman. "Nah itu yang bikin Nada seneng." "Terus?" tanya Irfan "Y-ya g terus terus lh." ujar Nada mengerutkan kening bingung. "Terus kalau Mel udah bangun lu mau jauhin gua gitu?" tanya Irfan menatap lekat Nada. Bikin kepo g?? Ikutin terus kelanjutannya ya⏭ Jangan lupa vote, komen anda share ya Utamakan vote ... Up g nentu 🙂 See you next time ,byee❤
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • I Can't Say Good Bye (Slow Update)
  • RAVASYA [END]
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Arsyilazka
  • Bidadari Rasa Setan (End)
  • Love Affair : My Destiny
  • No Longer Mate
  • KIARA [END]
  • NYAMAN [Proses Revisi]

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines