Kalopsia [Live To Be Real]

Kalopsia [Live To Be Real]

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 5, 2022
Seana namanya lebih tepatnya Seana Atmagrata, wanita berusia dua puluh lima tahun yang hidup di dunianya sendiri. 'Lebih menyenangkan hidup dalam dunia yang kita ciptakan.' -Seana "You still have a dream. Lantas kenapa harus menyerahkan secepat ini?" Dia menggeleng pelan lantas netranya tertuju menatap keluar dari jendela kamar. Mengacuhkan perkataan seorang wanita yang lebih tua tiga tahun darinya. "Jangan seperti ini, cobalah memahami duniamu yang sebenarnya." "Kamu gak akan tahu sekejam apa dunia ini dan kamu tidak tahu seindah apa dunia yang kita ciptakan sendiri." 'story by@zdryaa
All Rights Reserved
#26
kalopsia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Princess Syndrome
  • OVERDOSE !
  • Rintik Hujan Terakhir
  • The Most Beautiful Fan (TAMAT)
  • FATE ✓
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Im's Figurans Eveline
  • Berandalan dan Si Kemayu (HIATUS)
  • ABISATYA | END

Mungkin karena terlalu dimanjakan oleh kedua orang tuanya sejak kecil, ia tumbuh menjadi cewek angkuh yang segala kemauannya harus di turuti. Dia, Sia Queena. Cewek pengidap 'princess syndrome' yang berwajah super cantik, kulit putih bersih bak porselin, tubuh tinggi semampai seperti model kelas dunia. Cewek nyaris sempurna yang selalu haus perhatian, arogan, dan merasa berkuasa. Mulutnya bahkan tidak pernah sama sekali mengucap maaf dan terimakasih. Ketika semua orang di sekolahnya selalu menganga kagum melihat Queen, tidak dengan satu cowok yang sama sekali tidak tertarik dengan hal yang berhubungan dengan cewek itu. Bahkan, ingin kenal pun ia sama sekali tidak berminat. Namun, semesta seolah menggiringnya untuk berada dalam satu lingkaran takdir dengan Queen. Seolah-olah ia memang diutus dan di tugaskan untuk mendampingi Queen dan mengenggam erat tangan itu selalu--dimana pada titik tertentu, Queen mengalami satu peristiwa yang mengungkap rahasia gelap yang selama ini disembunyikan dengan baik oleh kedua orang tuanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines