We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ALZESYA
  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 4, 2021
WpInfo
Non-Fiction
"maaf sya,saya membuat kesalahan,apa kamu bisa memaafkan saya?"tanya zervanos lirih "Setahu ku semua kesalahan dapat di maafkan"ucap mesya menggantung lalu tersenyum tipis,zervanos menatap mesya dengan senyum mengembang dibibirnya. "kecuali perselingkuhan"ucap mesya telak senyum dibibir zervanos mendadak menghilang. _____________________________________________ kisah ini menceritakan betapa tidak beruntung nya seorang gadis cantik bernama mesya shenatta wijaya mengenai cinta,ia di pertemukan dengan seorang pria tampan dan mapan,dia pemilik setengah kekayaan negri ini posisi nya sangat tinggi,orang yang cukup berpengaruh pada negri ini semua orang mengenal nya dia adalah zervanos abrata.mereka di pertemukan dengan garis takdir perjodohan,hingga pada akhir nya kesalah pahaman berujung fatal pada rumah tangga yang di jalani mesya dan zervanos. _____________________________________________ "Aku memang tidak mendapatkan hak ku sebagai seorang istri tapi aku tidak ingin anak ku tidak mendapatkan hak nya sebagai seorang anak!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • KALINDRA
  • DIA PERGI?!
  • Aksara Lingga
  • tentang sebuah rasa
  • Casual Heart
  • ALLAND
  • TAKDIR ALYA
  • save me
  • Antara Cinta dan Persahabatan

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines