Segelintir Takdir

Segelintir Takdir

  • WpView
    Reads 946
  • WpVote
    Votes 557
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 19, 2021
SELESAI - TELAH TERBIT AGUSTUS 2021 (TERSEDIA DI TBO) Budayakan follow lalu baca Dilarang berkomentar dengan kata kasar! Naskah dibuat tidak sempurna karena penerbitan. Ada beberapa ilustrasi yang dihilangkan, beberapa judul bab dihilangkan, dll Sinopsis: Aku dan Kamu yang awalnya hanya teman biasa, harus berakhir sebagai teman yang membawa rasa. Hari demi hari kita lalui, suka dan duka kita arungi, setiap pagi dirimu menjadi notifikasi saat aku mulai terbangun dari mimpi, huhhh... indahnya hari itu. Tanpa terasa hampir 2 tahun telah berlalu. Karena ke egoisanku, membuat rasa nyamanmu mulai sirna. Pertengkaran hebat pun terjadi, begitu hebat. Bagaikan petir menyambar pohon yang menjulang tinggi di permukaan darat. Membuat luka yang begitu dalam, menyisakan penyesalan dan kisah-kisah yang begitu kelam. Hingga keputusan terlontar dari mulutmu "Kita Putus !" "tak apa biar aku yang pergi" Ujarku. Aku berjuang untuk dapat terbiasa. Terbiasa melihatmu bahagia dengannya dan aku yang terluka oleh keputusanmu kala itu. Bagaimana aku bisa sampai pada titik pengikhlasan? Apakah aku bisa? Selamat membaca.
All Rights Reserved
#466
selingkuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • Biru Milikku ✔
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • ALLER
  • Diary Salsa (Completed)
  • When You Love Yourself (Tamat)
  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • Harapan Bunga Terakhir
  • please stop it!! [Ending]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

More details
WpActionLinkContent Guidelines