BORN TO BE ALIVE

BORN TO BE ALIVE

  • WpView
    LECTURES 13
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., févr. 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Everyone wants happiness, nobody wants pain. But you can't have a rainbow without a little rain. let the rain wash away all yesterday's pain and let's make a happy story together"ucap aries pelan sambil memberikan sebelah tangannya untuk menolong rainna Seketika rainna mendongak dan memperhatikan wajah aries dibawah guyuran hujan sambil menggapai sebelah tangan aries, dan setelah itu aries membawa rainna kedalam dekapannya yang menenangkan. Ya, mereka berpelukan ditengah hujan sambil meresapi ketenangan ditubuh mereka masing-masing dan melanjutkan kisah bahagia mereka. ******** Hampa Kosong Social anxiety Itulah yang dirasakan oleh Rainna Jacinda remaja yang dituntut dewasa oleh keadaan, dipaksa menjadi apa yang 'Mereka' inginkan bukan apa yang dia sendiri inginkan. Sampai suatu hari dia bertemu dengan seseorang yang menuntun dia bangkit dari keterpurukan dan membawa dia meampelajari hal-hal yang baru. Dan disitulah awal cerita mereka dimulai. ******* Coverby: pinterest ini author nya masi newbie tolong maapin ya kalo ada kesalahan • ‿ •
Tous Droits Réservés
#153
aries
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu